Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
STAF Ahli Menko Polhukam, Sri Yunanto, mengingatkan agar aksi Reuni 212 tidak ditunggangi kepentingan politik. Pihaknya telah menunjukkan kelompok-kelompok yang berpotensi menunggangi reuni 212 kepada penyelenggara acara tersebut.
“Kami sudah mengingatkan, artinya apa yang saya sampaikan di satu sisi kita negara demokrasi, negara yang junjung tinggi HAM keberadaan warga negara berkumpul, tapi harus lihat konteksnya tadi. Ini kan tahun pemilu rawan, tidak perlu besar-besaran secukupnya,” kata Yunanto di acara diskusi bertajuk Seberapa Greget Reuni 212, di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (1/12).
Menurutnya ada dia kelompok yang berpotensi menunggangi aksi tersebut. Ia mencontohkan, pada Aksi Bela Tauhid yang digagas Persaudaraan Alumni (PA) 212 beberapa waktu lalu terbukti ditunggangi kelompok tertentu.
“Ada bukti kelompok yang menunggangu, pertama kelompok liar yang memperjuangan khilafah dan kelompok yang tidak suka Presiden Jokowi,” tambahnya.
Bukti itu, kata Yunanto, berupa video yang dilihat langsung dan telah diberikan ke ketua PA 212, Slamet Ma’arif. Ia pun mengingatkan agar hal itu tidak terjadi pada aksi Reuni 212 besok.
Baca juga: Polisi Akan Pisahkan Dua Kubu Saat Reuni 212
Menurutnya, penyelenggara reuni 212 untuk berhati-hati dengan kelompok yang ingin mengubah Pancasila dengan khilafah. Selain itu, reuni 212 juga rentan untuk ajang politik lantaran bertepatan dengan pemilu serentak 2019.
“Kami hanya mengingatkan forum yang suci ini jangan ditunggangi," ujarnya.
Ia menegaskan, Polri akan menangkap pihak-pihak yang ingin menunggangi reuni 212 untuk menegakkan khilafah di Indonesia. Apalagi, pemerintah telah membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
"Karena itu memang tugas negara," tegasnya. (OL-3)
ORGANIZING Committee Reuni 212 Muhammad bin Husein Alatas mengusulkan setiap tanggal 2 Desember dijadikan hari libur nasional sebagai peringatan Hari Ukhuwah Indonesia.
KETUA Panitia Konferensi Asia Pasifik 2025, Oke Setiadi Effendi, meminta pemerintah Indonesia memberikan apresiasi, atau tanda kehormatan kepada Habib Muhammad Amin Al-Husaini, Mufti Besar Palestina.
Gubernur Pramono Anung dan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i menghadiri Reuni Akbar 212 yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat,
Setelah itu, mereka kemudian mengkhatamkan Al Quran, karena aksi 212 yang mereka lakukan pada 2 Desember 2016 merupakan aksi membela Al Quran.
Gubernur DKI Pramono Anung meminta seluruh peserta Reuni 212 untuk menjaga Jakarta tetap aman dan nyaman. Menurutnya, acara itu akan tetap menjadi sebuah kesempatan silaturahmi.
Kuota kendaraan yang bisa ditampung dari 17 lokasi parkir tersebut adalah 10.794 kendaraan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved