Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menerima kunjungan dari belasan masyarakat penyandang disabilitas di kediamannya di Jalan Situbondo 12, Menteng, Jakarta, Sabtu (24/11). Dalam kesempatan ini Ma'ruf kembali menegaskan terkait konteks ucapanya yang menyebut hanya orang tuli dan buta yang tidak mau mengakui adanya kenyataan pembangunan pemerintahan Jokowi.
Dirinya menuturkan yang dimaksud atas ucapanya tersebut bukanlah secara fisik melainkan secara hati. Pasalnya, pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah Jokowi dapat secara jelas terlihat dan terasa.
Meski tidak bermaksud menghina penyandang disabilitas, Ma'ruf tetap mengucapkan permintaan maaf jika hal tersebut dianggap melukai para penyandang disabilitas.
"Tapi kalau memang ucapan itu juga masih dianggap sebagai melukai, saya minta maaf saya tidak ingin melukai, padahal tidak ada kaitannya dengan fisik," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jalan Situbondo 12, Jakarta, Sabtu (24/11).
Ia pun menegaskan bahwa maksud tersebut tidak mungkin dilakukan olehnya. Pasalnya, salah satu cucu Ma'ruf juga merupakan penyandang disabilitas.
"Yang saya maksudkan bukan secara fisik tapi secara hati. Karena tidak mungkin karena cucu saya sendiri difabel. Jadi tidak mungkin saya menghina cucu saya sendiri," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut pun Ma'ruf merasa terhormat dapat bertemu dengan para penyandang disabilitas. Dirinya pun mengucapkan terima kasih saat diberikan beberapa hasil karya buah tangan dari para penyandang disabilitas.
"Saya berterima kasih dikasih gambar dan karikatur yang luar biasa, apalagi ditulis difabel bersama Abah, itu sangat menyentuh hati saya," ujarnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved