Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jokowi: Ada Orang Superkaya, Masuk Pasar Bilang Harga-harga Mahal

Eva Pardiana
24/11/2018 16:42
Jokowi: Ada Orang Superkaya, Masuk Pasar Bilang Harga-harga Mahal
(MI/DEDE SUSIANTI )

DALAM kunjungannya ke Provinsi Lampung, Presiden Joko Widodo menyempatkan hadir menyapa tim pemenangan daerah dan ribuan calon anggota legislatif dari partai koalisi di Graha Wangsa, Bandar Lampung, Sabtu (24/11).

Dalam sambutannya, Jokowi berpesan untuk bersama-sama melawan berbagai isu yang membuat keresahan di masyarakat. Salah satunya isu mengenai mahalnya harga bahan pangan di pasar tradisional.

"Isu mengenai bahan pokok, saya cek semua, jangan pikir saya enggak cek. Tempe yang gede segini, di Bogor Rp4.000. Tadi pagi saya ke Pasar Gintung beli tempe ternyata lebih murah lagi, Rp3.500, besar sekali, mungkin tiga hari aja gak abis, bisa dopotong 15 itu," kata Jokowi.

Berdasarkan pengamatanya di beberpa pasar, Jokowi memastikan harga pangan secara umum masih stabil. Saat di Bandar Lampung, ia menyempatkan membeli bahan pangan di Pasar Pasirgintung.

"Di Bogor Rp2.000 harga kangkung, di sini lebih murah, ada Rp1.000 ada Rp1.500. Kalau uang Rp100.000 dibelikan semua sayur, enggak abis setahun itu. Saya juga beli cabe Rp23.000 saya beli satu kilo, dapet satu kresek gede banget. Yang naik memang ayam dari Rp28.000 jadi Rp32.000 itu biasa. Harga ada yang, ada yang turun wajar. Tapi secara rerata stabil," katanya.

Karena itu, Jokowi meminta isu bahan pangan tidak di goreng untuk kepentingan politik. Justru semua pihak harus membantu mempromosikan pasar tradisional agar perekonomian masyarakat terus meningkat.

"Jangan masuk pasar enggak beli apa-apa. Orang enggak pernah ke pasar, malah keluar bilang mahal. Mungkin orang super kaya, dateng tau-tau ke pasar, enggak beli apa-apa tau-tau bilang mahal mahal mahal. Yang kasian pedagang pasar, nanti ibu-ibu enggak mau ke pasar, malah ke supermarket semua. Justru harus dipromosikan pasar trasional," kata Jokowi. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya