Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jokowi Ingin Tabok Penyebar Hoaks, TKN: Itu Warning Untuk Setop Hoaks

Insi Nantika Jelita
23/11/2018 21:16
Jokowi Ingin Tabok Penyebar Hoaks, TKN: Itu Warning Untuk Setop Hoaks
(Thinkstock)

PRESIDEN Jokowi menyatakan ingin memukul dan mencari orang yang telah menyebar hoaks pada dirinya dianggap Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Abdul Karding Kadir sebagai warning untuk berhenti menyebarkan hoaks.

"Beliau (Jokowi) bicara seperti itu karena beliau beranggapan bahwa isu hoaks sudah keterlaluan dan bisa merusak sendi-sendi hidup bangsa. Jadi pernyataan beliau itu warning kepada kita semua agar stop hoaks, fitnah dan lain-lainnya," ungkap Karding saat dihubungi, Jakarta, Jumat (23/11).

Menurut Karding, tudingan Jokowi soal PKI dan anti Islam membuat sebagian orang percaya akan hoaks tersebut.

"Isu Hoax telah mengakibatkan orang sebagian percaya bahwa tuduhan semisal PKI, anti islam, antek asing sesuatu yang merugikan bagi beliau pribadi," kata Karding.

Jangan sampai isu hoaks bisa memecah belah bangsa menurut Karding. Ia mengimbau agar kontestasi politik diisi untuk mempersatu masyarakat dengan mengedepankan budaya jujur, kebersamaan persaudaraan dan persatuan. Karding menyebutkan bahwa Jokowi sangat tegas terhadap isu hoaks. Hingga ada statement ingin 'menabok' orang penyebar hoaks tersebut.

"Beliau keras dan tegas terhadap hoaks, fitnah, karena bisa berakibat buruk bagi kehidupan sosial kita dan persatuan kita. Jangan merusak ahlak bangsa."ucap Karding.

Terpisah, Wakil Ketua TKN Moeldoko juga menanggapi statement Jokowi yang ingin memukul penyebar hoaks. Ia menganggap jangan ambil serius ucapan Jokowi

"Oh hanya bercanda. Jangan terlalu serius kalian haha," tuturnya

Intinya menurut Moeldoko berpolitik yang sehat itu yang mendidik masyarakat, jangan sampai persoalan hoaks membuat masyarakat jadi takut dan merepotkan banyak orang.

"Berpolitik yang sehat itu berpolitik yang mendidik kepada masyarakat. Jangan menyampaikan sesuatu yang menjadi masyarakat bingung, masyarakat jadi takut. Lama-lama kan persoalan hoaks itu akan repot semua kita itu. Berpolitik itu bukan berarti dengan segala cara." tukas Moeldoko. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya