Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Gunakan Logo UI, Dukungan Alumni untuk Prabowo-Sandi Dikecam

Syarief Oebaidillah
08/11/2018 17:38
Gunakan Logo UI, Dukungan Alumni untuk Prabowo-Sandi Dikecam
(ANTARA FOTO/Reno Esnir)

DUKUNGAN komunitas alumni UI pada pasangan Prabowo-Sandi menuai kritik dan protes karena dinilai tidak etis menggunakan logo UI. Pasalnya peraturan kampus UI tidak membolehkan atribut UI digunakan untuk kepentingan politik praktis

"Peraturan yang berlaku pada Surat Edaran Rektor UI menegaskan logo dan atribut UI tidak boleh digunakan untuk kepentingan politik praktis. Logo dan atribut hanya untuk kepentingan akademis. Maka sebagai sivitas akademika UI saya menilai deklarasi yang mengatasnamakan alumni UI melanggar aturan statuta UI," kata Dosen Filsafat Politik Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UI Donny Gahral Adian kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/11).

Seperti diberitakan sebelumnya, komunitas Alumni Universitas Indonesia (UI) mendeklarasikan dukungan pada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (PADI) di Sekretaris Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga di Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Rabu (7/11)

Donny yang juga pengurus ILUNI UI ini melihat terjadi pelanggaran dalam deklarasi dukungan alumni UI untuk PADI karena menggunakan logo. Hemat dia, politik praktis tidak boleh menggunakan logo UI. Ini sesuai dengan surat edaran rektor sebagai penjabaran PP 68/2013 tentang Statuta UI.

Dia menegaskan kritik dan protesnya akan dilakukan juga pada pihak petahana jika ada komunitas alumni UI yang mendeklarasikan dukungan menggunakan logo UI. Dia menekankan bahwa, UI merupakan rumah cendekiawan yang memproduksi kecerdasan bukan kekuasaan. Sebab UI adalah pencerah, penerang, dan marwahnya melahirkan kecerdasan.

"Jadi . saya terus terang merasa perihatin dan menyayangkan logo UI dimanfaatkan tim Prabowo-Sandi guna kepentingan politik. Sebab hal ini akan memecah belah kampus UI,” ujarnya.

Dia mengutarkaan bahwa masalah dukung mendukung capres, dan cawapres dalam iklim demokrasi dan kebebasan dewasa ini harus dihargai sebagai hak individual. "Silakan para dosen, mahasiswa, alumni UI dan civitas akademika menyampaikan dukungan kepada pasangan calon siapa pun secara pribadi .Namun jangan gunakan atribut dan logo. UI itu rumah yang melahirkan kecerdasan bukan kekuasaan," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya