Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, mengatakan, pernyataan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang berjanji tak akan melakukan impor jika terpilih menjadi presiden mustahil dilakukan.
Menurutnya, hampir tidak ada satu pun negara yang bertumpu pada kekuatannya sendiri. "Kita katakan janjinya Prabowo tidak mungkin dilakukan. Hampir seluruh negara itu akan membutuhkan impor, karena hampir tidak ada negara yang bisa memenuhi kebutuhannya untuk setiap kehidupan warga negaranya bertumpu pada kekuatannya sendiri, pasti impor dilakukan," kata Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (5/11).
Arya mencontohkan, komponen sepeda motor yang pasti diimpor. Sebab, produk tersebut lebih murah dibeli di negara lain.
"Pasti ada yang lebih murah di Thailand misalnya, di Vietnam atau China yang diproduk lebih murah ketimbang di Indonesia, komponen tersebut akan disatukan di Indonesia, pasti akan diambil dari sana atau negara lain yang punya," jelasnya.
Baca juga: Prabowo Janji Tak Impor Apapun, PPP: Bisa Dipastikan itu Janji Palsu
Arya meminta masyarakat untuk melihat hal ini dari sudut pandang lain. Misalnya, ketika Indonesia melakukan kegiatan ekspor minyak kelapa sawit ke Singapura, itu berarti Singapura tak mungkin memproduksi sendiri sawit di negaranya.
“Emang Singapura bisa produksi sawit gitu? Pasti dia impor. Jadi tidak ada negara yang mampu untuk membuat produk tanpa impor,” jelasnya
Pernyataan Prabowo, kata Arya perlu dilihat luas. Jangan sampai dengan janji melupakan fakta yang ada.
“Mengurangi impor, oke, tapi kalau bilang tidak akan ada impor, itu tidak sama sekali," ujarnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved