Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
TOKOH Nahdlatul Ulama (NU) Salahuddin Wahid (Gus Sholah) meminta kepada politisi untuk berhenti mengeluarkan pernyataan yang bisa membuat gaduh. Di masa kampanye Pilpres ini diharapkan diisi dengan suasana damai yang tidak saling menjatuhkan.
“Semuanya termasuk elit politik saya harap tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa menyulut emosi, bisa menyulut kemarahan. Kita harus suasananya nyaman. Ini kan (pemilu) pesta namanya, sesuatu yang menggembirakan harusnya,” kata Gus Sholah di acara Deklarasi Nasional Pilpres Damai, di Gedung Joang, Menteng, Jakarta, Kamis (1/11)
Di acara yang dihadiri beberapa organisasi masyarakat (ormas) itu, ia menghimbau agar terus menggaungkan pilpres yang damai. Mereka diminta untuk menenangkan dua pendukung yang kerap berseteru termasuk di media sosial.
“Kata-kata kecebong dan kampret jangan dipakai lagi lah, kita harus betul-betul menjaga diri kita menahan diri kita untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa memancing,”
Ia menyoroti bagaimana media sosial yang sudah banyak diisi ujaran kebencian dari dua pendukung pasangan calon. Menurutnya, hal itu harus segera dihentikan agar tidak ada perpecahan di Indonesia.
”Tidak ada gunanya lagi berperang di dalam media sosial. Kita mengapresiasi kelompok satu sama lain tidak dengan menggunakan kata-kata yang memancing,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dua pasangan calon yang sedang berkontestasi di Pilpres 2019 merupakan calon terbaik yang pantas diusung.
“Dua-duanya baik ini. Yasudah manapun kita dukung kalau terpilih jadi presidennya semua orang,” jelasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved