Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) belum mau mengomentari perihal pencabut-an dukungan Partai Golkar terhadap pencalonan dirinya. Pasalnya, ia belum menerima surat resmi terkait dengan hal itu. "Per hari ini (kemarin), saya belum menerima, baru kabar burung via digital. Nanti saya akan konfirmasi," kata Emil di Bandung, kemarin.
Emil mengaku tidak akan memaksa Golkar untuk meneruskan dukungan jika ada pertimbangan lain. Baginya, keputusan itu mutlak menjadi kewenangan partai dan ia tidak akan mengintervensi. "Saya tidak bisa mengubah-ubah surat dukungan karena itu tergantung dinamika di partai masing-masing," ujarnya.
Ia berjanji akan fokus berkomunikasi dengan partai pengusung yang masih konsisten, yakni Partai NasDem, PKB, dan PPP. "Kalaupun iya (Golkar) menarik (dukungan), majunya saya ke pilgub masih memadai."
Selanjutnya, mengenai bakal calon wakil gubernur, ia menyatakan akan mengumumkan pada Rabu (20/12) setelah menerima berbagai masukan dari parpol pengusung dan para tokoh Jabar. "Sekarang Senin, Selasa akan saya komunikasikan hasil opini-opini plus survei yang sudah masuk terkait wakil. Kalau lancar, saya janji ke media, insya Allah lusa diumumkan," ujarnya.
Dari masukan tokoh-tokoh, ia mendapat gambaran mengenai sosok yang tepat untuk memenangi pilkada, terutama mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing. "Kenapa penting opini dan diskusi dari tokoh Jabar, supaya saya mengambil keputusan dengan input yang maksimal. Nah, jika diburu-buru urusan wakil, koalisi ini kan perlu dirawat," tukasnya.
Dari data yang beredar, ada tiga nama yang diperkirakan mengisi posisi wakil gubernur, yakni Maman Imanulhaq, Saan Mustopa, dan Uu Rhuzanul Ulum.
Di sisi lain, DPD Golkar Jabar, kemarin, menyerahkan surat pengantar keputusan pencabutan pengesahan pasangan calon Gubernur Jabar kepada Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung. Surat tersebut disampaikan melalui Wakil Sekretaris Bidang Hukum DPD Golkar Jabar, Sarjono. Namun, karena Emil sedang ke Jakarta, surat tesebut akhirnya dititipkan pada satpam di Pendopo Kota Bandung.
Makin nyaman
Partai NasDem menilai penarikan dukungan Golkar tidak membawa pengaruh negatif bagi Emil. Kekuatan tiga partai pengusung, yaitu NasDem, PPP, dan PKB, masih memberikan kenyamanan bagi Emil dalam hal persyaratan ataupun peluang untuk meraih kemenangan. "Pencabutan dukungan Golkar untuk Emil tidak akan membawa pengaruh negatif. Malah sebaliknya, Emil menjadi semakin leluasa menentukan wakil," ujar Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa.
Sekjen PPP Arsul Sani menyatakan pihaknya agak kecewa terhadap sikap Golkar yang mencabut dukungan di tengah jalan. Internal PPP juga kecewa atas ketidakjelasan Emil dalam menentukan calon wagub. "Tapi sekali lagi, DPP (PPP) belum mengambil putusan apa pun," ujarnya.(Ric/Uta/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved