Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Prabowo Pilih Sudirman Said Ferry Juliantono Tersingkir

Nov/P-4
14/12/2017 08:34
Prabowo Pilih Sudirman Said Ferry Juliantono Tersingkir
(MI/BARY FATHAHILAH)

PARTAI Gerindra resmi mengusung mantan Menteri ESDM Sudirman Said sebagai bakal calon Gubernur Jawa Tengah. Itu disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, kemarin.

"Setelah diadakan rembuk, kita putuskan (di) Jawa Tengah Gerindra akan mencalonkan Sudirman Said sebagai calon gubernur," ujar Prabowo.

Keputusan itu diambil setelah berkonsultasi dengan seluruh pengurus DPD Gerindra Jawa Tengah. Saat itu muncul dua kandidat, yakni Sudirman Said dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono.

Ferry, lanjut dia, tidak dipilih karena tenaga dan pikiran sang kader dibutuhkan di tempat lain. "Saya akhirnya memanggil Ferry, saya katakan beberapa pertimbangan. Ferry ialah kader terbaik Gerindra, wakil ketum yang telah berjuang keras. Saya terkesan beliau patuh pada pimpinan dan mengutamakan kepentingan lebih besar, yaitu bangsa. Kekuatan beliau akan diberikan kepada Pak Sudirman demi kemenangan rakyat," jelasnya.

Atas kepercayaan yang diberi Prabowo, Sudirman menyatakan rasa terima kasih.

Kepercayaan yang diberikan itu akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Ini bersejarah karena ini pertama kali saya masuk ke politik dan ranah baru yang bukan bidang saya. Saya paham ini kepercayaan yang berat. Saya akan berjuang sungguh-sungguh memenangkan hati rakyat Jawa Tengah dengan kesungguhan," ujar Sudirman di kediaman Prabowo.

Di sisi lain, Ferry mengaku legawa atas keputusan Gerindra yang tidak memilihnya. Selama empat bulan terakhir ia sempat ikut melakukan sosialisasi dan mengunjungi seluruh DPC dan PAC di daerah tersebut.

"Saya sebagai kader wajib patuh dan tunduk terhadap keputusan partai," ujar dia.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyatakan pihaknya tidak gentar dengan langkah Gerindra. PDIP bahkan menganggap pencalonan itu sebagai hal yang biasa dan tak harus ditanggapi serius.

"Tidak khawatir. Itu haknya Gerindra. Namanya juga pilkada, ada kompetisi politik, ada kompetisi calon kepala daerah," katanya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya