Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

PKS Bisa Tinggalkan Deddy Mizwar

BY/LN/P-4
11/12/2017 11:49
PKS Bisa Tinggalkan Deddy Mizwar
(MI/Rommy Pujianto)

DPW PKS Provinsi Jawa Barat menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PKS terkait arah koalisi pada Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018. Pascaajakan dari Partai Gerindra, unsur PKS di daerah akan patuh terkait apa pun keputusan pimpinan di tingkat pusat.

Ketua Tim Pemenangan Wilayah DPW PKS Provinsi Jawa Barat Haru Suandaru mengatakan PKS sudah berkoalisi dengan Demokrat dan PAN untuk mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu. Namun, kondisi itu masih dimungkinkan untuk berubah.

"Kami menyambut baik ajakan Gerindra, tetapi kami masih tetap komitmen dengan kesepakatan awal. Kita belum ada arahan apa-apa," kata Haru di Bandung, kemarin.

Apalagi, lanjut dia, DPP PKS pun belum mengeluarkan surat keputusan (SK) pengusungan resmi Deddy-Ahmad. "Kalau belum ada arahan pusat, kami tetap berkomitmen pada kesepakatan DPP, yakni berkoalisi dengan Demokrat dan PAN," tegas dia.

Gubernur Jawa Barat yang juga kader PKS, Ahmad Heryawan, menyatakan akan mengikuti keputusan DPP PKS terkait arah koalisi ini. "Saya sih setuju saja apa yang diambil DPP. Saya ikut DPP, pilih A ya A. B ya B," katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sabtu (9/12), mengumumkan pencalonan Mayjen (Purn) Sudrajat sebagai calon gubernur Pilkada Jawa Barat 2018. "Setelah melakukan konsultasi yang berminggu-minggu, akhirnya kita menyeleksi dan akhirnya kami putuskan akan mengajukan Saudara Mayjen (Purn) Sudrajat sebagai calon Gubernur Jawa Barat," kata Prabowo.

Dosen Komunikasi Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Firdaus Muhammad menilai Gerindra bersikap pragmatis. "Bisa saja dimaknai sebagai strategi hadapi pemilu. Risikonya publik bingung," kritik Firdaus.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya