Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPD Partai Golkar Provinsi Bali I Ketut Sudikerta menepis informasi yang menyebutkan dirinya maju sebagai calon wakil gubernur mendampingi Ida Bagus Rai Dharmawijaya (Dharma-Kerta) pada Pilgub Bali 2018 yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB).
Saat diminta konfirmasi seusai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Bali, kemarin, Sudikerta kembali menegaskan sikapnya akan bertarung sebagai calon gubernur. "Maju sebagai (calon) Gubernur Bali," tegas Sudikerta.
Menanggapi munculnya paket Dharma-Kerta oleh KRB, menurut Sudikerta, hal itu sebuah dinamika yang lumrah dalam koalisi. Sudikerta yang juga Wakil Gubernur Bali menegaskan dirinya sudah mengantongi nama calon wakil gubernur sebagai tandemnya.
"Untuk posisi calon wakil gubernur masih belum akan diumumkan. Kami akan mendeklarasikan diri dalam waktu dekat," tegas dia.
Sudikerta mengklaim posisinya masih lebih unggul ketimbang kandidat lainnya berdasarkan hasil survei terbaru LSI pimpinan Denny JA.
Dalam survei itu, jika harus head to head dengan Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, posisi suara Sudikerta ialah 38,9% dan Rai Mantra 26%. Jika head to head dengan calon gubernur dari PDIP Wayan Koster, Sudikerta 39,8% dan Koster 20%.
Untuk diketahui, parpol yang tergabung dalam KRB terbelah sikap dalam menentukan pasangan calon Gubernur Bali. KRB memunculkan dua paket calon gubernur. Gerindra, Demokrat, NasDem, dan PKS mengusung duet Dharma-Kerta. Partai lainnya mempertahankan Sudikerta sebagai cagub, dengan siapa pun tandem yang dipilih Sudikerta. Yang lainnya mengusung duet Sudikerta dengan Gede Pasek Suardika.
Sementara itu, Panitia Pengawas Pemilu Kota Denpasar mengajak pihak-pihak terkait untuk turut mengawasi dan mewaspadai kemungkinan keterlibatan aparatur sipil negara dalam rangkaian kegiatan pilkada berbungkus acara simakrama atau temu wicara dengan masyarakat.
"Pengalaman dalam pilkada sebelumnya, ada ASN yang terlibat sembunyi-sembunyi dalam kegiatan calon kepala daerah berbungkus simakrama," kata Ketua Panwaslu Kota Denpasar I Wayan Sudarsana di sela-sela acara rakor dengan para pemangku kepentingan di Denpasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved