Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Uu Ruzhanul Didesak Terus Tingkatkan Elektabilitas

20/11/2017 19:53
Uu Ruzhanul Didesak Terus Tingkatkan Elektabilitas
(BAYU ANGGORO)

DEWAN Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) meminta Uu Ruzhanul Ulum terus meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018.

"PPP mendorong Pak Uu Ruzhanul Ulum harus meningkatkan survei (elektabilitas dan popularitas). Tidak ada halangan, tidak ada masalah. Tinggal bekerja keras lagi," Ketua Korwil Jabar, Banten, DKI DPP PPP Nurhayati Monoarfa, di Bandung, Senin (20/11).

Menurut Nurhayati, PPP telah mantap memilih Uu sebagai calon wakil gubernur untuk dipasangkan dengan Ridwan Kamil yang menjadi calon gubernur.

"Keputusan ini sudah resmi sehingga partai tidak akan mengubahnya lagi. Tetap Pak Uu sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat dan sudah di-SK-kan, sudah diumumkan ke publik. Kita tetap ke Pak Uu," tutur Nurhayati lagi.

Ia mengatakan keputusan untuk menjatuh pilihan kepada Uu bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil survei dan kapasitas pun, Bupati Tasikmalaya itu dianggap berada di posisi yang paling baik.

"Insha Allah kami haqul yaqin Pak Uu surveinya lebih baik untuk kategori wakil gubernur. Kami menilai beliau memiliki kapasitas yang baik dan bisa melengkapi sosok Ridwan Kamil," ujarnya seperti dilansir Antara.

"Sosok Pak Uu memegang kabupaten, desa-desa, dengan ada program gerbang gerakan membangun desa. Pak Ridwan Kamil fokus ke perkotaan. Ini kombinasi sangat baik, saling melengkapi antara satu sama lain," tutur Nurhayati.

Sementara itu, Ketua DPP PPP Bidang Pemenangan Dayat Hidayat mengatakan, partainya akan berupaya maksimal dalam mengusung Uu sebagai calon wakil gubernur.

"Pak Uu merupakan kader terbaik PPP, dan wajib hukumnya kita pertahankan," katanya. Oleh karena itu PPP akan serius dalam memperjuangkannya.

Namun, lanjut Dayat, PPP tetap menghormati sikap Ridwan Kamil yang menerima pinangan partai lain dalam kontestasi politik tersebut karena hal itu hak politik. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya