Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Jetour T2 Dirancang Tangguh di Berbagai Medan, Dibuktikan Kekuatannya Lewat Demonstrasi Struktur yang Kokoh

Denny Parsaulian Sinaga
11/3/2026 08:57
Jetour T2 Dirancang Tangguh di Berbagai Medan, Dibuktikan Kekuatannya Lewat Demonstrasi Struktur yang Kokoh
2(DOK JETOUR INDONESIA)



MENJELANG periode mudik Lebaran, Jetour Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman bagi konsumen. Pada momentum ini, Jetour sekaligus menunjukkan ketangguhan SUV andalannya, Jetour T2, melalui demonstrasi kekuatan struktur kendaraan yang mampu menahan beban lebih dari 350 kilogram dalam acara Media Iftar yang berlangsung di MGP Space, Jakarta, Selasa (10/3).

Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah mengatakan, bagi Jetour, safety bukan sekadar fitur tambahan, tetapi menjadi fondasi utama. "Jetour T2 dibangun dengan struktur Hardtop Cage Body Monocoque yang menggunakan 80% high-strength steel, sehingga memberikan kekuatan dan stabilitas tinggi dengan kemampuan static load hingga 300 kilogram serta torsion rigidity mencapai 31.000 Nm/degree," kata Ranggy. "Melalui demonstrasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa kekuatan tersebut bukan sekadar klaim, tetapi benar-benar menjadi fondasi keamanan dalam setiap perjalanan,” tambahnya.

Selain struktur bodi yang kuat, Jetour T2 juga dilengkapi berbagai teknologi yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan berkendara. Salah satunya adalah 540° Jetour Surround Vision. Fitur ini memberikan pandangan menyeluruh di sekitar kendaraan, termasuk tampilan sasis transparan, sehingga membantu pengemudi bermanuver dengan lebih percaya diri.

Kendaraan ini juga dirancang dengan kemampuan Flood Ready & Terrain Ready untuk menghadapi beragam kondisi jalan selama perjalanan. Fitur Wading Radar memungkinkan kendaraan mendeteksi kedalaman air secara real time dan melintasi genangan hingga 700 mm, sementara ground clearance setinggi 220 mm membantu kendaraan melewati kondisi jalan yang tidak selalu dapat diprediksi.

Untuk mendukung keselamatan selama perjalanan, Jetour T2 juga dilengkapi ADAS Bosch Suite dengan radar generasi ke-5 dan kamera generasi ke-3 yang menghadirkan Level 2 Advanced Driver Assistance System. Teknologi ini membantu menjaga stabilitas kendaraan, mempertahankan jarak aman, serta memberikan berbagai fitur pendukung keselamatan berkendara.

Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan, jika melihat karakter perjalanan mudik di Indonesia, tantangan utamanya adalah volume kendaraan yang sangat besar dalam waktu bersamaan serta durasi perjalanan yang panjang. "Banyak pemudik menempuh ratusan hingga ribuan kilometer tanpa jeda yang cukup, yang tentu meningkatkan risiko kelelahan. Ditambah lagi kondisi jalan yang sangat beragam, mulai dari tol hingga jalan pedesaan yang tidak selalu mulus. Karena itu, persiapan yang matang dari sisi pengemudi maupun kendaraan menjadi sangat penting agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Jusri.

Setiap tahunnya, lebih dari seratus juta orang Indonesia melakukan perjalanan mudik. Tahun ini, diproyeksikan sekitar 85% masyarakat akan menggunakan transportasi darat, sehingga kondisi lalu lintas diperkirakan menjadi jauh lebih padat dan kompleks. Melihat karakter perjalanan tersebut, kendaraan dengan struktur kokoh dan memiliki fitur safety yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung perjalanan jarak jauh yang aman dan nyaman.

Pada kesempatan ini, Jetour Indonesia juga memperkuat identitas visual sebagai bagian dari evolusi merek global di Indonesia. Identitas baru tersebut menampilkan monogram modern 'JT', inisial dari Jetour yang terinspirasi dari karakter Tiongkok “行” (xing) yang memiliki arti melangkah maju.

Identitas ini mencerminkan visi Jetour sebagai merek yang lahir dari semangat perjalanan sekaligus komitmen untuk terus berinovasi. Karena bagi Jetour, perjalanan bukan sekadar mencapai tujuan, tetapi juga memastikan setiap kilometer terasa aman, nyaman, dan penuh makna.

Untuk memberikan rasa tenang kepada konsumen sebelum dan selama perjalanan mudik, Jetour Indonesia menghadirkan program agar kendaraan berada dalam kondisi optimal sebelum menempuh perjalanan jauh melalui Free Check-Up di 12 showroom Jetour di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jetour Pluit, Jetour Kelapa Gading, Jetour Bandung Pasteur, Jetour Bandung BKR, Jetour Bekasi, Jetour Surabaya, Jetour Medan, Jetour Palembang, Jetour Lampung, Jetour Batam, Jetour Pontianak dan Jetour Makassar. Program ini akan berlangsung pada 13-17 Maret 2026 (selama lima hari) dan berlaku untuk seluruh lini kendaraan Jetour, mulai dari Jetour T2, Jetour Dashing, hingga Jetour X70 Plus.
Selain itu, Jetour juga menghadirkan Bengkel Siaga (Standby Workshop) yang akan menangani pemeriksaan maupun perbaikan ringan sesuai kebutuhan konsumen. Program Bengkel Siaga akan berlangsung pada 18-24 Maret 2026 (selama tujuh hari) dengan jam operasional 08.00-16.00 WIB.

Melalui kombinasi teknologi keselamatan, struktur kendaraan yang kokoh, serta layanan purna jual yang siap mendukung perjalanan konsumen, Jetour ingin memastikan setiap perjalanan dan petualangan dimulai dengan rasa percaya diri. (Yan)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya