Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CDI motor adalah komponen sistem pengapian elektronik yang berfungsi mengatur waktu dan kekuatan percikan api pada busi agar mesin dapat menyala dan bekerja dengan optimal.
CDI menyimpan dan melepaskan arus listrik ke koil pengapian, lalu diteruskan ke busi untuk membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar. Pada motor matic, CDI bekerja otomatis menyesuaikan putaran mesin sehingga pembakaran tetap efisien.
CDI yang kemasukan air akibat hujan atau banjir bisa mengalami korsleting dan merusak komponen di dalamnya.
Komponen elektronik pada CDI dapat melemah seiring waktu dan pemakaian terus-menerus.
Aki lemah, kiprok rusak, atau arus listrik berlebih dapat menyebabkan CDI cepat rusak.
Kabel putus, terkelupas, atau soket kendor bisa mengganggu aliran listrik ke CDI.
Panas mesin berlebih dapat memengaruhi kinerja CDI dan mempercepat kerusakannya.
Memakai CDI racing atau CDI tidak original pada motor harian bisa menyebabkan ketidakcocokan sistem kelistrikan.
Getaran yang terus-menerus dapat merusak solderan dan komponen internal CDI.
Salah pasang saat servis atau modifikasi lampu atau aksesori berlebihan bisa merusak CDI.
Ciri CDI mulai rusak, maka motor susah hidup, mesin brebet, tenaga hilang, atau mati mendadak. Jika CDI bermasalah, motor matic bisa mengalami susah hidup, brebet, tenaga menurun, hingga mati mendadak. Karena itu, kondisi CDI sangat penting untuk performa dan keawetan mesin motor. (Z-4)
Sumber: championbusi, suzuki
CDI merupakan otak kecil dalam sistem pengapian motor, sangat penting untuk kinerja mesin. Tanpa CDI, busi tidak bisa menyala, dan mesin tidak akan hidup.
CDI merupakan otak sistem pengapian motor. Tanpa CDI yang berfungsi baik, mesin tidak akan bisa menyala karena tidak ada pembakaran di dalam silinder.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved