Senin 20 September 2021, 21:27 WIB

Balap Virtual HRSC Seri III kembali Lahirkan Juara Baru

RO | Otomotif
 

BABAK ketiga dari Honda Racing Simulator Championship (HRSC) musim kedua baru saja digelar Minggu (19/9) dan berlangsung sangat ketat. Balapan yang menggunakan virtual sirkuit Adelaide ini, kembali melahirkan juara baru setelah Gilbert Eman untuk pertama kalinya berhasil meraih posisi pertama dengan catatan waktu 20 menit 28,0331 detik.

Gilbert yang berlaga di kelas Rookie berhasil menjadi juara pertama pada seri ini meski ia harus mendapatkan tambahan beban seberat 10 Kg karena pada papan klasemen, Gilbert menempati posisi kelima. Gilbert berhasil mempertahankan posisinya sejak mengawali balapan dan tak sedikit pun terlewati oleh Simracer lainnya sehingga berhak mendapatkan tambahan 25 poin.

Rio Loho yang finis di belakang Gilbert pun tak kalah hebat. Ia berhasil mengamankan posisi kedua dengan waktu 20 menit 30,9486 detik meski harus berlaga dengan penambahan berat 50 Kg, karena pada papan klasemen, Rio menempati posisi teratas. Pada posisi ketiga, Putra Dharma berhasil melewati garis finish dengan waktu 20 menit 39,5864 detik dan mendapatkan tambahan 16 poin.

Sementara di kelas Rising Star dimenangkan oleh Rio Dzaki dengan catatan waktu 20 menit 28,7338 detik. Rio Dzaki berhasil naik ke posisi pertama meski ia harus mengusung beban tambahan 20 Kg pada mobil Honda Brio RS Urbanite-nya. Selanjutnya, di posisi kedua ada Billie Ebenhaezer dengan catatan waktu 20 menit 29,1246 detik dan diikuti oleh Jason Ciputra yang juga mendapatkan beban tambahan sebesar 40 Kg di posisi ketiga dengan catatan waktu 20 menit 31,7646 detik.

Situasi berbeda dengan kelas lainnya. Di kelas Master, Andika Rama Maulana masih tak tersentuh di puncak klasemen meskipun ia harus mendapatkan beban tambahan 50 Kg dengan berhasil menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 21 menit 13,9393 detik.

Rama yang memulai balapan di posisi kedua berhasil menyalip Fadhli Rachmat yang juga membawa beban tambahan seberat 40 Kg. Rama dengan lincahnya berhasil mengambil posisi pertama pada awal permainan tikungan pertama, dengan begitu, Fadhli harus puas dengan finis di posisi kedua dengan catatan waktu 21 menit 17,5553 detik. 

Sedangkan Daffa Ardiansa yang mendapatkan tambahan beban seberat 30 Kg berhasil finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 21 menit 27,0334 detik. Dengan begitu, sudah dipastikan Rama, Fadhli dan Daffa akan menjadi pemain teratas pada papan klasemen di seri berikutnya dengan tambahan beban yang sama.

"Seri ketiga kali ini kembali melahirkan pemenang baru yang semakin menyajikan persaingan yang ketat dan memberikan kesempatan bagi lebih banyak simracer untuk mencicipi podium pertama. Para simracer pun terlihat sudah dapat menyesuaikan keahliannya di lintasan balap dengan sangat baik. Kami harap pada babak berikutnya juga akan menyajikan keseruan yang lebih kompetitif," Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor Yusak Billy, Senin (20/9).

Seri keempat HRSC selanjutnya akan diadakan pada Sabtu, 2 Oktober 2021 dengan menggunakan sirkuit virtual Road Atlanta, Amerika Serikat yang disiarkan secara langsung pada akun Youtube @Hondaisme pada pukul 19.30 WIB. (S-4)

Baca Juga

ABB

Charger Mobil Listrik ABB Mampu Beri Tambahan 100 km dalam 3 Menit

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:19 WIB
Menurut ABB pengisian tidak akan memakan waktu lama. Pasalnya, Terra 360 memiliki output maksimum 360 kW dan diklaim mampu mengisi penuh...
ADM

Perpanjangan Diskon PPnBM Dongkrak Penjualan Daihatsu 16,3%

👤RO 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:15 WIB
Hingga September 2021 penjualan ritel Daihatsu mencatatkan 103.788 unit dengan market share sebesar 17,3%, dan wholesales sebanyak 116.048...
Auto2000

Auto2000 Digiroom Raih Dua Gelar Digital Marketing Champion 2021 

👤RO 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:11 WIB
Auto2000 Digiroom meraih dua title sekaligus yaitu di kategori Sales & Distribution, serta sebagai juara umum (Across...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya