Jumat 17 September 2021, 11:16 WIB

Oli Transmisi Rembes Suzuki Recall Jimny Baru

mediaindonesia.com | Otomotif
Oli Transmisi Rembes Suzuki Recall Jimny Baru

SIS
.

 

SEBAGAI bentuk tanggung jawab produsen kepada konsumennya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi mengumumkan dilaksanakannya program penarikan kembali produk Suzuki Jimny yang dijual di Indonesia. Program recall ini dilakukan setelah muncul dugaan adanya potensi masalah pada SUV yang diimpor secara built up tersebut.

SIS mengumumkan bahwa terdapat potensi masalah berupa rembesan/kebocoran oli pada bagian transmisi otomatis yang dapat menyebabkan mobil tidak bisa dijalankan dan mengancam keselamatan sehingga harus dilakukan perbaikan. Recall ini berdampak pada 21 unit Jimny yang dijual di Indonesia yang diproduksi antara 14 Mei-17 Juni 2021.

Assistant to Service Departement Head SIS Hariadi mengatakan, masalah rembesan oli diduga akibat adanya kesalahan saat perakitan yang menyebabkan oil seal terlipat yang membuat oli rembes. 

"Setelah dilakukan pengecekan secara menyeluruh, kami menemukan potensi perembesan oli yang disebabkan posisi oil seal terlipat saat perakitan. Untuk itu, kami harus melakukan penarikan kembali beberapa unit Jimny untuk dilakukan perbaikan segera demi keselamatan konsumen," terang Hariadi, dalam acara ngobrol santai virtual bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Jumat (17/9). 

Terkait hal ini, Suzuki mengundang para pemilik Jimny yang terdampak recall untuk melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen secara gratis. Saat ini Suzuki telah mengirimkan pemberitahuan langsung kepada pemilik Jimny yang masuk dalam program tersebut.

Teknisi Suzuki akan membongkar komponen transmisi untuk pememeriksaan secara menyeluruh potensi masalah pada transmisi mobil konsumen. Bila tidak tidak ditemukan perubahan bentuk atau perembesan, teknisi hanya akan mengganti komponen washer set saat pemasangan kembali transmisi karena komponen tersebut merupakan non-reusable part.

Proses pemeriksaan dan penggantian komponen diperkirakan akan memakan aktu sekitar 1 jam. Namun bila terindikasi adanya rembesan atau perubahan bentuk pada seal oli maka Suzuki akan melakukan mengganti Automatic Transmission Set dengan yang baru sehingga butuh waktu sekitar 5-6 jam pengerjaan.

Service Campaign

Selain recall campaign, saat ini Suzuki juga menggelar service campaign pada model Jimny yang memerlukan perbaikan pada komponen door harness yang kondisi kabel-kabelnya kurang sempurna dan riskan putus akibat tertekuk berulang-ulang saat proses penutupan dan pembukaan pintu. 

Menurut Hariadi, kondisi itu tidak berdampak pada faktor keselamatan, namun akan menggangu fungsi beberapa fitur, seperti power window dan central door lock. Agar kenyamanan dan keamanan konsumen tetap terjaga, maka perlu dilakukan service campaign. 

Total terdapat 1.540 unit Jimny yang termasuk ke dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari 150 unit bertransmisi manual dan 1.390 bertansmisi otomatis. Seluruh unit Jimny tersebut diproduksi pada periode bulan Mei 2018 hingga Desember 2020. 

Masih menurut Hariadi, dalam pelaksanaan program Product Quality Update ini, Suzuki akan langsung menghubungi semua pemilik Jimny yang terkena recall campaign maupun service campaign untuk datang ke bengkel resmi agar dapat segera dilakukan pemeriksaan dan penggantian komponen secara gratis. (S-4)

Baca Juga

ABB

Charger Mobil Listrik ABB Mampu Beri Tambahan 100 km dalam 3 Menit

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:19 WIB
Menurut ABB pengisian tidak akan memakan waktu lama. Pasalnya, Terra 360 memiliki output maksimum 360 kW dan diklaim mampu mengisi penuh...
ADM

Perpanjangan Diskon PPnBM Dongkrak Penjualan Daihatsu 16,3%

👤RO 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:15 WIB
Hingga September 2021 penjualan ritel Daihatsu mencatatkan 103.788 unit dengan market share sebesar 17,3%, dan wholesales sebanyak 116.048...
Auto2000

Auto2000 Digiroom Raih Dua Gelar Digital Marketing Champion 2021 

👤RO 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 10:11 WIB
Auto2000 Digiroom meraih dua title sekaligus yaitu di kategori Sales & Distribution, serta sebagai juara umum (Across...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya