Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
MODERASI beragama memang telah menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 sebagai penjabaran salah satu dari tujuh agenda pembangunan, yaitu revolusi mental dan pembangunan kebudayaan. Namun, dengan membaca buku Jalan Baru Moderasi Beragama: Mensyukuri 66 Tahun Haedar Nashir (penerbit Kompas, 2024), terlihat bahwa penerapan moderasi beragama itu sudah mulai dilakukan oleh Haedar Nashir jauh sebelum itu.
Pada tahap awal (2000-2005), moderasi beragama yang dilakukan Haedar Nashir lebih banyak dilakukan di internal Muhammadiyah. Ketika itu Nashir merupakan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang ketua umumnya ialah Ahmad Syafii Maarif. Ada dua program moderasi beragama yang dilakukan meski waktu itu tidak menggunakan istilah tersebut. Pertama, rasionalisasi dan demistifikasi pemahaman tentang takhayul, bidah, dan churafat dengan diperkenalkannya konsep dakwah kultural.
Selengkapnya baca di epaper Media Indonesia https://epaper.mediaindonesia.com/detail/moderasi-beragama-ala-haedar-nashir
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhamadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya membangun budaya dan peradaban tinggi melalui pendidikan, disiplin, dan pengembangan intelektual.
WACANA menempatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian dinilai tidak relevan dengan arah reformasi.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pun mengimbau, dalam menghadapi tahun baru 2026, agar tidak ada pesta pora dan euforia.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan pentingnya peradaban Islam berkemajuan dalam Milad ke-70 Universitas Muhammadiyah Jakarta sebagai teladan PTMA.
KETUA Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan sejumlah masalah dihadapi generasi muda Indonesia saat ini. Itu bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Banyak anak-anak bangsa yang berkarakter positif untuk bekerja keras meraih kesuksesan dalam pendidikan dan dimensi kehidupan lainnya.
Refleksi 80 tahun Kementerian Agama menjaga kerukunan, pendidikan, dan pengelolaan dana umat demi kemaslahatan bangsa Indonesia.
LIGA Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) menyerukan penguatan solidaritas dan persatuan umat Islam di tengah tantangan global saat ini.
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, mengatakan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama di generasi muda adalah yang yang fundamental.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen) Jeane Marie Tulung turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam apel Hari Santri.
BPIP dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar diskusi bertajuk “Aktualisasi Nilai Ketuhanan dan Kebangsaan dalam Menjaga Moderasi Beragama di Indonesia”. Edukasi Pancasila
Toleransi, katanya, adalah kata yang paling sering terdengar tapi terkadang bisa berbalik menjadi penyebab tindakan-tindakan intoleran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved