Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK menjadi dokter spesialis, seorang dokter harus menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Lama program ini berkisar 3-6 tahun, tergantung bidang spesialisasi yang dipilih. Di Indonesia, PPDS dijalankan oleh fakultas Kedokteran berbagai universitas. Model ini disebut berwahana universitas atau university base.
Akhir-akhir ini muncul banyak keluhan tentang PPDS. Katanya program ini diskriminatif; hanya menerima anak-anak dokter dan profesor. Biayanya juga mahal, kadang sampai ratusan juta. Proses pendidikannya kompleks dan kadang tidak manusiawi. Banyak peserta PPDS yang dipelonco oleh senior dan mengalami bully. Sudah itu, proses ujian dan kelulusan dipersulit. Yang lebih parah, peserta PPDS ini tidak dibayar. Padahal mereka bekerja penuh di rumah sakit bertahun-tahun. Durasi dan beban kerjanyaa bahkan melebihi beban staf kesehatan yang dibayar.
Baca juga: Mimpi Melindungi Seluruh Pekerja
Kompleksnya persoalan PPDS memantik munculnya gagasan untuk mengganti model PPDS. Model university base dianggap gagal menjalankan program PPDS secara tepat dan manusiawi. Muncul narasi untuk mengganti platform PPDS menjadi berwahana rumah sakit (hospital base). Lewat model ini, penanggung jawab PPDS adalah rumah sakit dan bukan lagi universitas. Sebagian bernarasi, model hospital base adalah model PPDS terbaik, yang akan mengeliminasi isu PPDS yang ada selama ini.
Sejatinya, mempertentangkan model university base dengan hospital base sama saja dengan menggiring diskursus narasi mundur kebelakang. Kedua model ini eksis dan established, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hingga saat ini, berbagai negara-negara Eropa, Timur Tengah dan Asia menggunakan university base. Sementara hospital base banyak digunakan di Inggris, Amerika dan Kanada. Setiap negara tentu punya alasan dan justifikasi mengapa memilih university base atau hospital base. Prinsip ‘One Size Fits All’ tidak berlaku.
Berpuluh-puluh tahun, model university base telah menghasilkan lebih 40 ribu dokter spesialis yang sukses berkiprah didalam dan luar negeri. Sejauh ini tidak ada hambatan krusial. Meski demikian, tentu saja model ini tidak sempurna. Banyak lubang dan celah yang perlu diperbaiki. Banyak keluhan dan jeritan yang perlu didengarkan; sebagaimana banyak masukan dan input yang perlu dipertimbangkan untuk diperbaiki.
Bila dengan model ini, PPDS masih diskriminatif dan mahal; maka pemerintah perlu membuat aturan untuk membuatnya lebih baik. Bila masih banyak tindakan perpeloncoan, bully atau tindakan tidak manusiawi, saatnya Dekan Fakultas dan jajarannya untuk mengubahnya. Bila proses ujian benar sangat complicated dan berbelit, maka tugas Ketua Program Studi untuk membuatnya lebih feasible.
Bila peserta PPDS tidak dibayar padahal telah bekerja, tugas Menkes atau Mendikbud mengeluarkan instruksi membayar mereka. Artinya, sejumlah celah yang ada bisa ditambal dan diperbaiki dengan aturan, kebijakan atau tindakan koreksi lain, tanpa harus mengganti model PPDS dari university base ke hospital base.
Sederhananya, kalau atap rumah bocor atau jendela rumah pecah, maka yang perlu diperbaiki cukup atap dan jendela rumah. Jangan karena atap bocor dan jendela pecah, satu rumah ingin diganti. Selain tidak mudah, tidak efisien dan tidak ekonomis, tidak ada jaminan bahwa rumah baru akan bebas selama-lamanya dari atap bocor atau jendela pecah.
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
DPR RI memastikan layanan kesehatan peserta PBI BPJS tetap berjalan selama 3 bulan ke depan meski ada penonaktifan, dengan iuran ditanggung pemerintah.
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai, upaya meminimalkan perbedaan pandangan menjadi penting di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi global.
Penyusunan Perpres dilakukan secara lintas sektor dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait, terutama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Menurut Yusril, ketiadaan payung hukum yang komprehensif membuat negara belum optimal dalam merespons ancaman disinformasi secara sistemik.
Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan kembali menunjukkan hasil positif. SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, berhasil meraih penghargaan SMK Pusat Keunggulan.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
MASYARAKAT Indonesia ialah masyarakat yang hidup dalam keragaman dan karena itu, dinamikanya kompleks.
Banjir besar November 2025 menyisakan duka yang belum usai, menjadikan perayaan tahun ini pengingat pahit bahwa bencana datang silih berganti.
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
PENDIDIKAN dasar dan menengah merupakan fondasi utama bagi masa depan sebuah bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved