Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

6 Teknik Passing Bola Basket Lengkap dan Cara Melakukannya

Thalatie K Yani
19/1/2026 14:04
6 Teknik Passing Bola Basket Lengkap dan Cara Melakukannya
Ilustrasi(Ultimate Hoops)

Dalam olahraga bola basket, mencetak poin memang tujuan utama, namun proses untuk menciptakan peluang tersebut sangat bergantung pada kerja sama tim. Salah satu fondasi utama dari kerja sama ini adalah kemampuan mengoper bola. Menguasai teknik passing bola basket yang benar bukan hanya sekadar memindahkan bola dari satu pemain ke pemain lain, melainkan sebuah strategi untuk membongkar pertahanan lawan, menciptakan ruang tembak, dan mengatur tempo permainan.

Banyak pemain pemula terlalu fokus pada dribbling dan shooting, padahal passing adalah cara tercepat untuk memindahkan bola di lapangan. Sebuah tim dengan kemampuan passing yang buruk akan cenderung mudah kehilangan bola (turnover) dan sulit mengembangkan permainan. Berikut adalah panduan lengkap mengenai berbagai jenis teknik mengoper dalam bola basket dan langkah-langkah detail untuk melakukannya dengan benar.

1. Chest Pass (Operan Dada)

Chest pass adalah teknik operan paling dasar dan paling sering digunakan dalam pertandingan. Operan ini sangat efektif untuk jarak pendek hingga menengah karena lintasannya yang cepat dan lurus, sehingga sulit dipotong oleh lawan.

Cara Melakukan Chest Pass:

  1. Pegang bola dengan kedua tangan di depan dada. Pastikan jari-jari terbuka memegang sisi bola dengan ibu jari berada di belakang bola.
  2. Posisi siku ditekuk di samping badan, tidak terlalu lebar.
  3. Buka kaki selebar bahu dengan lutut sedikit ditekuk untuk keseimbangan.
  4. Dorong bola lurus ke depan ke arah dada rekan setim.
  5. Saat mendorong, langkahkan satu kaki ke depan untuk menambah tenaga.
  6. Akhiri gerakan dengan lecutan pergelangan tangan (snap) sehingga telapak tangan menghadap ke luar dan ibu jari menghadap ke bawah.

2. Bounce Pass (Operan Pantul)

Ketika jalur operan dada tertutup oleh pemain bertahan lawan yang berpostur tinggi atau merentangkan tangan, bounce pass menjadi alternatif terbaik. Teknik ini memantulkan bola ke lantai sebelum sampai ke penerima, membuatnya sulit dijangkau oleh tangan lawan.

Cara Melakukan Bounce Pass:

  1. Posisi awal sama seperti chest pass, bola dipegang di depan dada atau area pinggang.
  2. Tentukan titik pantul di lantai. Titik ideal adalah kira-kira 2/3 jarak dari pengoper ke penerima.
  3. Dorong bola ke arah lantai dengan kuat menggunakan kedua tangan.
  4. Pastikan bola memantul setinggi pinggang penerima agar mudah ditangkap.
  5. Lakukan gerakan follow through dengan tangan lurus ke arah titik pantulan.

3. Overhead Pass (Operan di Atas Kepala)

Teknik ini sering digunakan oleh pemain berpostur tinggi (center atau power forward) untuk melewati pertahanan lawan setelah melakukan rebound, atau digunakan saat melakukan inbound (lemparan ke dalam).

Cara Melakukan Overhead Pass:

  1. Pegang bola dengan kedua tangan di atas kepala. Pastikan bola tidak dibawa ke belakang kepala agar tidak mudah dicuri lawan dari belakang.
  2. Posisi siku sedikit ditekuk mengarah ke depan.
  3. Lemparkan bola dengan meluruskan lengan dan menjentikkan pergelangan tangan ke arah target.
  4. Target operan biasanya adalah dada atau dagu rekan setim.
  5. Kunci dari teknik ini adalah kecepatan pelepasan bola agar lawan tidak sempat melompat untuk memblokir.

4. Baseball Pass (Operan Jarak Jauh)

Sesuai namanya, teknik ini mirip dengan cara melempar bola dalam olahraga bisbol. Baseball pass digunakan untuk serangan balik cepat (fast break) di mana bola harus dikirim dari area pertahanan sendiri ke rekan yang sudah berlari jauh ke area lawan.

Cara Melakukan Baseball Pass:

  1. Pegang bola dengan dua tangan, lalu pindahkan berat bola ke satu tangan yang dominan di samping telinga atau bahu.
  2. Posisi badan menyamping dari target, dengan kaki yang berlawanan dengan tangan lempar berada di depan.
  3. Lemparkan bola dengan ayunan lengan yang kuat melewati atas bahu.
  4. Gunakan momentum berat badan dan pinggang untuk menghasilkan tenaga maksimal agar bola melambung jauh dan akurat.

5. Behind the Back Pass

Ini adalah teknik tingkat lanjut yang membutuhkan koordinasi tinggi. Operan ini dilakukan dengan melemparkan bola melewati belakang punggung. Biasanya digunakan ketika pemain bertahan menutup jalur operan depan atau samping, atau untuk mengecoh lawan dalam situasi serangan cepat.

Cara Melakukan Behind the Back Pass:

  1. Pegang bola dengan satu tangan.
  2. Ayunkan bola melingkar melewati punggung bagian bawah.
  3. Lepaskan bola dengan jentikan pergelangan tangan yang kuat ke arah rekan setim.
  4. Pastikan pandangan tetap ke depan atau ke arah lain untuk menipu lawan (no-look pass).

6. Hand-off Pass (Operan Serah Terima)

Teknik ini dilakukan dengan memberikan bola secara langsung kepada rekan setim yang berlari mendekat atau memotong jalur (cutting). Sering digunakan dalam skema pick and roll atau saat screening.

Cara Melakukan Hand-off Pass:

  1. Pegang bola dengan kuat menggunakan kedua tangan untuk melindunginya dari lawan (shielding).
  2. Saat rekan setim lewat sangat dekat, serahkan bola tepat ke area dada atau perutnya.
  3. Pemain yang memberikan bola bisa sekaligus bertugas sebagai penghalang (screen) bagi pemain bertahan lawan.

Tips Meningkatkan Akurasi Passing

Menguasai teknik saja tidak cukup, seorang pemain basket harus memiliki visi bermain yang baik. Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk memaksimalkan teknik passing bola basket Anda:

  • Jangan Telepon Operan Anda: Jangan menatap terus-menerus ke arah target sebelum mengoper. Gunakan ekor mata atau gerak tipu (fake pass) untuk mengecoh lawan.
  • Timing adalah Kunci: Operlah bola ke tempat di mana rekan Anda akan berada, bukan di mana dia sedang berada, terutama jika rekan Anda sedang berlari.
  • Komunikasi: Selalu jalin komunikasi verbal maupun non-verbal (kontak mata) dengan rekan setim sebelum melepas bola untuk menghindari miss-communication.
  • Kekuatan yang Tepat: Sesuaikan kekuatan lemparan. Operan yang terlalu keras sulit ditangkap, sedangkan operan yang terlalu lemah mudah dipotong lawan.

Dengan melatih keenam teknik di atas secara rutin, Anda akan menjadi playmaker yang handal dan aset berharga bagi tim. Ingatlah bahwa assist yang baik sama berharganya dengan mencetak poin itu sendiri.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik