Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menelan kekalahan dari pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei pada matchday kedua Grup B BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou.
Bertanding di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, Tiongkok, Kamis (18/12), Jafar/Felisha harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Malaysia itu melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Pasangan Indonesia sempat tampil menjanjikan pada gim pertama. Meski tertinggal sejak awal, Jafar/Felisha mampu membalikkan keadaan dan mencuri gim pembuka.
Namun, ritme permainan berubah setelah interval gim kedua ketika Chen/Toh tampil lebih agresif dan menekan di area depan.
“Kami bisa membalikkan keadaan di gim pertama. Tapi di gim kedua setelah interval mereka mempercepat permainan dan terus menyergap di depan,” kata Jafar singkat.
Tekanan berlanjut pada gim penentuan. Jafar/Felisha tertinggal sejak start dan kesulitan keluar dari tekanan hingga selisih poin melebar selepas interval. Felisha mengakui banyak kesalahan sendiri yang membuat momentum kian menjauh.
“Di gim ketiga kami tertinggal dari awal. Setelah interval jaraknya makin jauh dan kami banyak salah sendiri,” ujar Felisha.(H-2)
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved