Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Hasil Sementara SEA Games Thailand 2025: Indonesia di Peringkat Dua, Fokus Kejar Emas hingga Penutupan

Khoerun Nadif Rahmat
16/12/2025 13:12
Hasil Sementara SEA Games Thailand 2025: Indonesia di Peringkat Dua, Fokus Kejar Emas hingga Penutupan
Perenang Indonesia Farrel Armando Tangkas memacu kecepatannya pada final renang nomor 200 meter gaya punggung putra SEA Games 2025 di Sat Swimming Pool Hua Mak, Bang Kapi, Bangkok, Thailand, Senin (15/12/2025).(Antara)

TIM Indonesia sementara menempati peringkat kedua klasemen SEA Games Thailand 2025 dengan raihan 52 medali emas dan diminta tetap fokus mengamankan tambahan emas hingga hari terakhir penyelenggaraan.

Kontingen Indonesia masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara SEA Games Thailand 2025. Hingga pagi tadi, Merah Putih mengoleksi 52 medali emas, 65 perak, dan 70 perunggu.

Tuan rumah Thailand memimpin klasemen dengan 144 emas, 88 perak, dan 62 perunggu. Vietnam menyusul di peringkat ketiga dengan 40 emas, 47 perak, dan 69 perunggu.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta para atlet tidak terpaku pada posisi sementara dan tetap menjaga fokus hingga penutupan SEA Games pada 20 Desember mendatang.

"Jangan melihat ranking hari ini. Masih ada empat hari ke depan sampai penutupan 20 Desember. Potensi emas masih terbuka dan kita harus tetap fokus, konsentrasi, serta tidak lengah sampai akhir," kata Erick.

Erick menegaskan, evaluasi prestasi harus dilakukan secara objektif dengan medali emas sebagai indikator utama kekuatan kompetitif Indonesia. SEA Games disebut sebagai sasaran antara dalam peta jalan pembinaan olahraga nasional menuju agenda yang lebih besar.

Ia juga menyebut Kemenpora bersama Komite Olimpiade Indonesia dan cabang olahraga akan mulai menyusun prediksi cabang yang diproyeksikan tampil di Asian Games 2026 dan SEA Games 2027 berdasarkan hasil evaluasi saat ini.

"Ini bukan lagi era tebak-tebakan. Ini era sport science dan persiapan," tegas Erick.

Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai posisi Indonesia sebagai modal positif, namun mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi.

"Per hari ini kita berada di peringkat kedua. Ini tentu membanggakan, tetapi kita tidak boleh terlena," ujar Okto.

Ia juga menilai peningkatan bonus emas menjadi Rp1 miliar sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi atlet. "Atlet merasakan kehadiran negara," katanya.

Sementara itu, Chief de Mission Tim Indonesia Bayu Priawan Djokosoetono menilai capaian sementara tersebut mencerminkan kematangan kualitas atlet nasional. Ia menyebut dukungan pemerintah serta pendampingan intensif tim CdM menjadi faktor penting dalam menjaga performa atlet hingga hari terakhir pertandingan.

"Kami berharap performa Indonesia terus meningkat hingga hari terakhir," ujar Bayu. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik