Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
ITCR 2025 memasuki dua putaran akhir (5-6) akhir pekan ini. Honda Racing Indonesia (HRI) sudah tiba di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB sejak Selasa (9/12).
Mereka melakukan persiapan maksimal guna mengamankan total 4 gelar juara nasional pada final round kejurnas ITCR yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika pada Jumat (12/12) hingga Minggu (14/12).
Secara hitung-hitungan, pembalap HRI Avila Bahar sudah mengunci gelar juara nasional ITCR 1200 Master karena selisih poin dengan peringkat 2 terpaut lebih 52 poin. Seandainya Avila tidak ikut balapan akhir pekan ini.
Sedangkan di kelas ITCR 3600, Alvin Bahar juga memimpin klasemen dengan selisih yang cukup jauh. Pada balapan yang digelar Sabtu (13/12), Alvin hanya cukup finish 10 besar untuk mengunci gelar juara nasional walaupun ia tak start pada balapan puncak esok harinya.
Gelar ketiga diharapkan dari Andri Abirezky di kelas ITCR 1200 Rising. Dia Andri juga memimpin klasemen di kelasnya dengan selisih poin yang cukup signifikan dengan para rivalnya, namun Andri harus finish 3 besar untuk mengunci gelar lebih awal di balapan round 5 pada Sabtu.
Kemenangan Avila dan Andri tersebut akan mempersembahkan gelar ke 4 yaitu juara team ITCR 1200. Artinya jika semua sesuai harapan, HRI akan membawa pulang total 4 gelar juara nasional tahun ini.
“Mohon doanya agar semua lancar di balapan round 5 dan 6 nanti sehingga kami juga akan kembali ke Jakarta dengan kebanggaan ekstra guna menanti balapan tahun mendatang,” tutur Alvin yang juga Direktur HRI. (I-3)
Di kelas ITCR 1.200, Avila Bahar tampil impresif bersama Brio dan memastikan diri sebagai juara nasional seeded A musim 2025.
Tiga pembalap HRI tampil di tiga kelas berbeda saat balapan di Sirkuit Mandalika.
Pengumpulan donasi ini dilakukan secara spontan ketika para pembalap telah berkumpul di Sirkuit Mandalika, Lombok
DUA pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Aji, yang sering berlaga di sirkuit akan menjadi penampil rutin pada ajang balapan kelas dunia, MotoGP 2026.
Ajang Mandalika Racing Series (MRS) Round 5 di Sirkuit Mandalika berubah mencekam setelah insiden kecelakaan menimpa pembalap Moh Murrobil Vitoni di kelas National Sport 250cc.
Avila Bahar, Andri Abirezky dan Alvin Bahar meraih semua gelar di kelas masing-masing.
Avila Bahar dan Andri Abirezky tampil impresif hingga menyudahi 12 putaran dengan finis 1-2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved