Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HONDA Racing Indonesia (HRI) berhasil tampil impresif pada seri pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Touring Car Race (ITCR) 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, akhir pekan kemarin.
Tim yang diperkuat Alvin Bahar, Avila Bahar, dan Andri Abirezky itu mampu beradaptasi dengan cepat di Mandalika yang notabene merupakan sirkuit yang dikelilingi pantai. Biasanya mereka tampil di sirkuit Sentul yang dekat pegunungan.
Mereka sukses mencatat sejarah dengan meraih kemenangan pertamanya dalam rangkaian agenda balap Mandalika Festival of Speed (MFoS) sepanjang akhir pekan lalu.
Hasil latihan yang dilakukan sejak tiba di Mandalika sudah menunjukkan sinyal cemerlang dan satu persatu kemenangan mereka raih mulai dari seri pertama pada Sabtu (19/7).
Hasil tersebut menegaskan kekuatan dan konsistensi mereka di era baru balap nasional. Dengan performa yang sudah terbukti matang, HRI menempatkan dirinya sebagai kekuatan utama dalam Kejurnas Mandalika musim ini.
Pada Sabtu, Avila tampil mumpuni dan menjadi pemimpin klasemen sementara di kelas ITCR 1200 Seeded A. Andry yang berada di ITCR 1200 Seeded B juga tampil cemerlang dengan menjuarai balapan putaran pertama itu. Keduanya kembali mengulang sukses double P1 di putaran kedua pada Minggu.
Sementara itu di kelas ITCR 1500 kategori Seeded A, Avila menempati posisi ketiga di klasemen sementara. Sedangkan di kelas ITCR 3600 kategori Seeded A, Alvin juga menjadi pemimpin klasemen sementara sekaligus sukses menjadi yang tercepat di kelas nya lewat kemenangannya di seri pertama Sabtu dilanjutkan pada keesokan harinya.
Alvin sebagai Direktur HRI menyatakan rasa syukurnya atas hasil paten yang dicetak ketiga pembalap sebagai tanda perayaan 40 tahun kiprah Honda di kancah dunia balap Indonesia.
"Kami datang dengan meraba lantaran semua serba baru, baik kondisi sirkuit maupun sekitarnya. Persaingan pun sangat ketat disetiap kelas, khususnya di kelas Brio 1200 dan duet tim Honda Racing Indonesia Avila dan Andri sama-sama mempersembahkan gelar juara di kategori masing-masing. Ini menunjukkan konsistensi setiap pembalap sepanjang race. Secara umum sukses kami bertiga di dua seri awal ini juga sebagai kado bagi perayaan 40 tahun Honda di kancah balap nasional di Tanah Air," tutur Alvin.
HRI telah terbang lagi ke Jakarta di Senin (21/7) dengan harapan besar akan kembali meraih sukses di dua seri mendatang. Seri keempat dan kelima MFOS 2025 akan kembali digelar pada Jumat-Minggu 24-26 Oktober 2025 masih di Sirkuit Mandalika.
Di kelas ITCR 1.200, Avila Bahar tampil impresif bersama Brio dan memastikan diri sebagai juara nasional seeded A musim 2025.
Kementerian Kehutanan melalui Ditjen Gakkum Kehutanan (Gakkumhut) mengambil tindakan tegas terkait aksi pertambangan tanpa izin di sekitar Mandalika, NTB.
Titik yang diduga tambang ilegal berada di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, sekitar 11 km (±30 menit) dari Sirkuit Mandalika.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka pintu koordinasi dengan pemerintah untuk menyelesaikan masalah tambang emas ilegal di Mandalika.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 bukan hanya menjadi panggung olahraga motorsport bergengsi, tetapi juga penggerak ekonomi dan promosi budaya.
MotoGP Mandalika 2025 akan membawa dampak besar bagi perekonomian dan masyarakat diperkirakan mencapai Rp4,8 triliun.
Kejurnas diikuti 1.360 atlet dari 116 klub panahan.
Kejurnas digelar akhir bulan ini dan pertengahan Desember mendatang.
Avila Bahar, Andri Abirezky dan Alvin Bahar meraih semua gelar di kelas masing-masing.
Avila Bahar dan Andri Abirezky tampil impresif hingga menyudahi 12 putaran dengan finis 1-2.
Avila juga akan ikut kelas ITCR 1.500, namun dengan City Hatchback.
Renang perairan terbuka merupakan salah satu kekuatan dari lima cabang olahraga yang berada di bawah naungan Akuatik Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved