Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) mendukung dan membangkitkan Persma 1960 dengan memanggil kembali Dirga Lasut, salah satu talenta sepak bola dari tanah “Nyiur Melambai”.
Keputusan YSK memanggil Dirga menjadi bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memajukan sepak bola daerah dan mengembalikan kejayaan klub kebanggaan masyarakat Manado itu. YSK berharap agar Dirga bisa memberikan semangat kepada skuad muda Persma 1960 dalam mengarungi ketatnya Liga 4.
“Dirga Lasut adalah salah satu putra terbaik Sulawesi Utara. Saya panggil pulang agar ia bisa memberi motivasi kepada adik-adik di Persma. Kita ingin olahraga Sulut bangkit dan itu dimulai dari memberikan contoh, semangat, serta inspirasi bagi para pemain muda,” kata YSK, melalui keterangannya, Rabu (10/12).
Kedatangan mantan pemain Sulut United dan Sriwijaya FC itu disambut hangat YSK di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Manado, Kamis (4/12) lalu. Dirga didampingi oleh Harvani Boki, Presiden Persma 1960. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, YSK memaparkan visi dan misinya dalam membangun olahraga di Sulawesi Utara, khususnya sepak bola.
“Persma adalah kebanggaan kita. Pemerintah hadir untuk memastikan tim ini mendapat dukungan, baik moral maupun pembinaan. Saya berharap Dirga dapat menjadi role model bagi generasi sepak bola Sulut,” kata YSK.
Dirga merasa terhormat atas keputusan YSK yang memanggilnya pulang untuk bersama-sama membangun sepak bola Sulawesi Utara. Lelaki kelahiran Tomohon, 17 Agustus 1988 itu diyakini dapat memberikan dampak positif kepada pemain muda Persma 1960 berkat kiprah dan pengalamannya dalam kancah sepak bola tanah air.
Adapun, Dirga pernah membela sejumlah klub besar, seperti Persiraja Banda Aceh, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Persita Tangerang, Persija Jakarta, PSS Sleman, Borneo FC, dan Sulut United. Pada SEA Games 2011 silam, dia menjadi bagian dari skuad Timnas U-23 yang meraih medali perak dalam cabang olahraga sepak bola.
“Suatu kehormatan bisa bertemu Pak Gubernur dan kembali ke tanah kelahiran untuk menginspirasi anak-anak muda. Semoga sepak bola Sulut terus maju dan semakin banyak talenta muda bermunculan,” kata Dirga.
Harvani berharap kehadiran Dirga Lasut bisa menjadi motivasi dan role model bagi pemain muda Persma 1960. Dengan pengalamannya sebagai pemain, Harvani yakin bahwa Dirga bisa memacu semangat talenta muda Persma 1960 untuk bisa bersaing dalam kompetisi yang ketat.
“Kami membawa semangat baru untuk Persma. Kehadiran Dirga adalah energi besar bagi tim. Kami berkomitmen mencetak lebih banyak pemain hebat dari Manado,” kata Harvani.
Setelah peluncuran Persma 1960 pada 12 November lalu di Lapangan KONI Sario, Manado, tim manajemen Persma 1960 langsung melakukan berbagai upaya untuk menyiapkan tim yang akan berkompetisi pada Liga 4. Salah satunya adalah menggelar seleksi terbuka secara profesional untuk mencari pemain. Seleksi terbuka ini berlangsung di Stadion Klabat pada 5–6 Desember lalu.
Masyarakat menyambut dengan antusias proses seleksi ini. Sekitar 370 pemain muda mengikuti seleksi yang dipimpin oleh Feryandes Rozialta, pelatih baru Persma 1960. Dari 370 pemain itu, tim kepelatihan akan memilih 30 pemain untuk berkompetisi pada Liga 4.
“Kita akan cari pemain terbaik dari yang terbaik. Tentunya yang kita lihat adalah kesiapan mereka secara teknis, fisik, mental, dan taktik karena target kita bisa naik ke Liga 3,” kata Feryandes. (H-2)
Kemendagri mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pemanfaatan stadion sebagai upaya memperkuat ekosistem sepak bola sekaligus pemberdayaan UMKM.
Jepang sedikit diunggulkan karena kedalaman skuad dan mentalitas juara bertahan. Namun, agresivitas lini tengah Taegeuk Warriors bisa menjadi pembeda.
Di pertandingan lainnya, Vietnam U-23 menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang tersisa di turnamen ini. Di bawah asuhan pelatih Kim Sang-sik, The Golden Star Warriors akan menantang tim kejutan.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
PSM Makassar harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Bali United dengan skor 0-2 dalam lanjutan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Jumat (9/1).
Pemain berdarah Belanda tersebut menambahkan, selain gengsi, laga menghadapi Macan Kemayoran juga cukup menentukan langkah serta kepercayaan diri Persib Bandung menatap sisa kompetisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved