Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Torehan Prestasi Lina Hisage: Emas dan Rekor Baru di ASEAN School Games 2025

Irvan Sihombing
28/11/2025 17:47
Torehan Prestasi Lina Hisage: Emas dan Rekor Baru di ASEAN School Games 2025
Atlet muda Lina Hisage dari Papua Athletics Center (PAC) pecahkan rekornas tolak peluru putri U-18 di ASEAN School Games 2025 dengan lemparan 14,72 m, membawa pulang emas untuk Indonesia.(Dok. Istimewa)

ATLET Papua Athletics Center (PAC), Lina Hisage, meraih sukses di ajang ASEAN School Games (ASG) 2025 yang digelar di Stadion Nasional Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, pada 25 November 2025.

Pada hari ketiga perlombaan, Lina mampu memecahkan rekor nasional tolak peluru putri U-18 lewat lemparan 14,72 meter. Hasil itu langsung mengantarkannya mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Rekor sebelumnya, yaitu 14,03 meter, juga merupakan torehan Lina yang dicatatkannya di Jakarta pada Juli 2025.

Atlet muda dari Jayawijaya, Papua Pegunungan, ini telah menjadi bagian dari PAC sejak Agustus 2024. Ia mengaku terkejut dapat kembali menajamkan rekornya, terutama setelah performa pada dua kejuaraan sebelumnya sempat menurun.

“Saya kaget bisa pecahkan rekor karena di Kejurnas dan POPNAS personal best saya justru menurun. Awalnya gugup, tapi saya berusaha percaya diri untuk mengembalikan performa. Saat menolak peluru, hasilnya ternyata lebih besar dari yang saya kira. Saya benar-benar tidak menyangka bisa memecahkan rekornas lagi,” ujar Lina dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (28/11).

Rekor di ASG 2025 menambah deretan progres Lina sepanjang satu tahun terakhir. Selain 14,03 meter di Jakarta Open 2025 yang memecahkan rekor nasional sejak 2015, ia juga mencatat emas di Jatim Open 2025 dengan lemparan 13,62 meter serta emas di Philippine Athletics Championships 2025 dengan catatan 13,11 meter.

Capaian tersebut menandai konsistensi peningkatan teknik dan kekuatan meski baru satu tahun menjalani pembinaan di PAC, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet muda potensial di sektor tolak peluru putri.

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi pencapaian atlet muda kelahiran 17 September 2008 tersebut. “Capaian Lina yang memecahkan rekornas U-18 memberikan gambaran mengenai perkembangan pembinaan atlet muda saat ini. Hasil yang diperoleh di ASG 2025 akan menjadi landasan evaluasi untuk memperkuat program pembinaan nasional, termasuk di Papua Athletics Center,” tutur Luhut.

Direktur dan EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma, juga menyambut baik prestasi Lina. 

“Pemecahan rekornas oleh Lina menunjukkan perkembangan yang terjadi di Papua Athletics Center selama satu tahun terakhir. Hasil ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang kami jalankan bersama PB PASI. PT Freeport Indonesia akan terus mendukung program ini agar atlet Papua mendapatkan akses pelatihan yang memadai dan memiliki kesiapan untuk tampil di kompetisi yang lebih tinggi,” tegas Claus.

Dengan dua rekornas dalam satu tahun, Lina mempertegas kontribusi Papua Athletics Center sebagai pusat pembinaan atletik berbasis daerah yang mendukung prestasi nasional.

Papua Athletics Center adalah Pusat Pelatihan Atletik Desentralisasi Mimika hasil kolaborasi PB PASI dan PT Freeport Indonesia, dengan tujuan mengembangkan potensi atletik nasional sekaligus memperluas kesempatan bagi atlet-atlet daerah. Program ini menawarkan pelatihan intensif, fasilitas berstandar tinggi, serta pendampingan lengkap yang terus dievaluasi untuk mendukung peningkatan performa secara berkelanjutan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya