Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTINGEN Indonesia kembali menambah pundi medali dalam ajang Asian Youth Games (AYG) ke-3 di Bahrain 2025. Prestasi ini datang dari arena digital, di mana atlet muda Esports, Michael Julius Cezar, sukses mengamankan medali perak dari nomor eFootball Console.
Dalam perjalanannya, Michael Julius Cezar menunjukkan performa yang sangat stabil di babak penyisihan grup, melaju tanpa kebobolan satu gol pun dalam empat pertandingan. Di partai puncak, Michael berhadapan dengan atlet tangguh dari Thailand, Sirawut Rungratsikul. Meski telah berjuang maksimal, Michael harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 0-3.
Pelatih Kepala Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, memuji perjuangan atletnya dan menegaskan bahwa kontribusi dari cabang Esports merupakan tambahan yang sangat membanggakan bagi perolehan medali Indonesia secara keseluruhan.
Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI), Budi Gunawan, menyambut gembira pencapaian ini dan menegaskan bahwa prestasi tersebut adalah hasil dari pembinaan yang terstruktur.
"Prestasi ini adalah bukti nyata dari komitmen PB ESI dalam melakukan pembinaan atlet secara sistematis dan berjenjang," ujar Budi Gunawan, melalui keterangannya, Sabtu (1/11).
"Medali perak yang diraih Michael Julius Cezar di Asian Youth Games 2025 ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan ekosistem kompetitif yang kami bangun dari tingkat akar rumput," tambahnya.
Budi Gunawan mengatakan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan sebuah batu loncatan penting. "Kami tidak akan berhenti di sini. Ini adalah momentum untuk terus bekerja keras menjadikan Indonesia sebagai kekuatan esports yang dominan di panggung dunia, sesuai dengan visi jangka panjang kita," tegasnya.
Keberhasilan di AYG 2025 ini memvalidasi strategi nasional PB ESI yang fokus pada pengembangan atlet usia muda. Sebelumnya, Indonesia telah menunjukkan dominasinya dengan meraih gelar Juara Umum di Kejuaraan Dunia Esports IESF 2024 dan menyapu bersih medali emas di ASEAN Youth Esports Championship (AYESC) 2025.
Medali perak dari Esports ini melengkapi perolehan sementara kontingen Indonesia di AYG 2025. Hingga Jumat (31/10/2025), Merah Putih telah mengumpulkan total 28 medali, terdiri dari 4 emas, 6 perak, dan 18 perunggu, yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-15 klasemen. (H-3)
Timnas Esports menjalani program latihan intensif yang dirancang untuk menguatkan gameplay dan kesiapan mental para atlet.
TIM Nasional (Timnas) Esports Indonesia meraih medali emas dari cabang Valorant dalam ajang China-ASEAN Esports Competition (CAEC) 2025.
Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengoptimalkan perfoma atlet guna meraih prestasi optimal pada SEA Games ke-33 Thailand 2025.
SEA Games 2025 Thailand hanya mempertandingkan lima nomor esports, yakni Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB), Arena of Valor, FC Online, dan Free Fire.
PB ESI berhasil mengungguli kandidat-kandidat lain berkat program-program dan pencapaian yang dinilai memberikan dampak positif baik bagi ekosistem domestik maupun global.
Para ketua ESI dari seluruh provinsi secara aklamasi menunjuk Budi untuk melanjutkan kepemimpinannya setelah menyetujui laporan pertanggungjawaban PB ESI periode 2020-2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved