Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
CABANG olahraga bulutangkis kembali mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Youth Games (AYG) 2025 yang digelar di Bahrain pada 22–31 Oktober.
Pasangan Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani berhasil mempersembahkan medali emas dari nomor ganda campuran.
Edsel/Naufa memastikan gelar juara setelah menaklukkan wakil Hong Kong, Cheung Sai Ching/Chu Wing Chi, dua gim langsung 21-11, 21-17 pada laga final yang berlangsung Kamis (30/10).
"Bersyukur hari ini kami bisa juara di sektor ganda campuran," ucap Edsel.
"Kami berhasil memasukkan strategi kami dari awal gim pertama yaitu dengan bermain sabar mengontrol bola depan dan bola setengahnya," sambungnya.
Sejak awal turnamen, pasangan muda ini memang membidik target juara. Ujian terberat mereka hadapi di babak perempatfinal saat berjumpa pasangan India, Jason Bjorn/Punera Angel, dalam laga tiga gim yang ketat. Edsel/Naufa harus berjuang keras sebelum menang 14-21, 21-17, 21-16.
"Target kami memang mau juara di ajang ini. Lawan terberat adalah pasangan India di babak perempatfinal. Mereka punya pertahanan yang kokoh, sulit sekali dimatikan," terang Edsel.
Edsel, yang sebelumnya juga memperkuat Garuda Muda di Kejuaraan Dunia Junior, mengatakan dirinya bersama Naufa akan langsung mengalihkan fokus ke turnamen berikutnya, Indonesia International Challenge di Yogyakarta.
"Kejuaraan kami selanjutnya adalah Indonesia International Challenge yang berlangsung di Yogyakarta. Selain ganda campuran, saya juga akan bermain di sektor ganda putra bersama Muhammad Rizki Mubarrok," sebut Edsel.
"Tidak ada target khusus tetapi saya akan berusaha menampilkan permainan terbaik karena ini merupakan pertandingan level International Challenge (IC) pertama untuk saya," sebutnya.
Selain emas dari Edsel/Naufa, cabang bulutangkis Indonesia juga menambah koleksi medali melalui Fardhan Rainanda Joe yang meraih perunggu.
Sebagai catatan, pada Asian Youth Games 2025 cabang bulutangkis hanya mempertandingkan tiga nomor, yakni tunggal putra, tunggal putri, dan ganda campuran. (H-2)
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Berdasarkan data kesehatan nasional, tren perilaku sedenter atau gaya hidup dengan aktivitas fisik rendah pada anak-anak meningkat drastis.
GREGORIA Mariska Tunjung memulai langkahnya di Kumamoto Masters 2025 dengan kemenangan atas wakil Chinese Taipei, Hung Yi-Tin
GANDA putra timnas bulutangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, kembali harus puas menjadi runner-up pada ajang Prancis Terbuka 2025.
Atlet Indonesia tampil di French Open 2025 Super 750 di Prancis. Ada perang saudara Rian/Rahmat vs Sabar/Reza, duel Fajar/Fikri vs Denmark, dan laga Jonatan Christie lawan Koki Watanabe.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, terhenti prematur di ajang Malaysia Open 2026.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Jafar/Felisha dijadwalkan menantang unggulan keempat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di putaran pertama Malaysia Terbuka.
Ganda campuran Indonesia tersebut mengalahkan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dua gim langsung 21-17, 21-17.
Jafar/Felisha harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Malaysia itu melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved