Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
IGA Swiatek memastikan langkahnya ke final Cincinnati Terbuka untuk pertama kali. Petenis asal Polandia itu menyingkirkan Elena Rybakina 7-5, 6-3 pada semifinal, Minggu (17/8) waktu setempat, sekaligus meraih tiket laga puncak melawan Jasmine Paolini.
Enam kali juara Grand Slam tersebut tampil solid usai bangkit dari ketertinggalan di set pertama. Ia memenangi empat gim terakhir untuk merebut set pembuka, lalu melesat dengan keunggulan 4-1 di set kedua sebelum akhirnya menutup kemenangan atas Rybakina, juara Wimbledon 2022.
"Itu pertandingan yang hebat. Di awal saya bahkan terkejut bisa mengikuti ritme cepat karena kami bermain begitu intens," ujar Swiatek dikutip dari AFP.
"Saya ingin tetap ada di sana ketika Elena mulai melakukan kesalahan. Tidak mungkin mempertahankan level permainan setinggi itu sepanjang laga."
Rybakina, yang sehari sebelumnya menyingkirkan juara bertahan sekaligus petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka, sempat menggagalkan tiga break point di gim keenam set kedua dan menyelamatkan dua match point. Namun Swiatek tetap menuntaskan laga pada gim berikutnya.
Swiatek, juara Wimbledon bulan lalu, kini mengincar gelar WTA 1000 ke-13 dalam kariernya. Kemenangan di Cincinnati juga bakal menjadi modal berharga menuju US Open yang bergulir 24 Agustus.
"Saya bermain dengan intensitas dan kualitas. Saya merasa baik dengan permainan saya sekarang dan tidak akan mengubah apa pun," katanya.
Di final, Swiatek akan menghadapi Jasmine Paolini yang melaju setelah menyingkirkan Veronika Kudermetova 6-3, 6-7(2), 6-3. Petenis Italia berusia 29 tahun itu sebelumnya juga menumbangkan Coco Gauff di perempat final.
Paolini mengaku sempat goyah setelah gagal menutup laga di set kedua. "Kuncinya adalah melupakan, kembali bertarung, dan tetap berada di momen sekarang," ujarnya.
"Saya gugup dan sempat berpikir akan kalah di tiebreak. Tapi saya kembali ke lapangan di set ketiga dengan berusaha tidak memikirkan apa yang sudah terjadi. Kamu harus terus berjuang."
Paolini, finalis Grand Slam dua kali pada 2024, kini membidik gelar keempat sepanjang karier. Namun, catatan pertemuannya kontra Swiatek belum berpihak: ia kalah dalam lima laga sebelumnya dan hanya mampu merebut satu set.
"Siapa pun yang sampai ke final pasti tampil bagus," ucap Swiatek menanggapi duel melawan Paolini. (Ndf/I-1)
Jannik Sinner tampak sedih saat meminta maaf kepada penggemar di Cincinnati Terbuka setelah hanya mampu melewati lima gim di final Cincinnati Terbuka melawan Carlos Alcaraz.
Iga Swiatek meraih trofi perdana di Cincinnati Terbuka setelah menaklukkan Jasmine Paolini 7-5 dan 6-4 di laga final, Senin (18/8) waktu setempat.
Terlihat kurang prima, juara bertahan Jannik Sinner meminta jeda medis setelah kehilangan keunggulan 0-5 di set pembuka, tetapi ia tidak mampu melanjutkan pertandingan.
Iga Swiatek mencapai final Cincinnati Terbuka untuk pertama kali dalam kariernya dengan kemenangan 7-5 dan 6-3 atas Elena Rybakina di laga semifinal, Senin (18/8) WIB.
Jasmine Paolini mencapai final Cincinnati Terbuka untuk pertama kali dalam kariernya setelah mengalahkan Veronika Kudermetova 6-3, 6-7(2), dan 6-3 di semifinal, Senin (18/8) WIB.
Update peringkat tenis dunia (WTA) pasca Australian Open 2026. Elena Rybakina naik ke peringkat 3, Aryna Sabalenka kokoh di puncak.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
Bagi Rybakina, ini menjadi semifinal Grand Slam keempat sepanjang kariernya dan yang pertama sejak Wimbledon 2024.
Elena Rybakina menyingkirkan unggulan kedua sekaligus peringkat dua dunia, Iga Swiatek, untuk melangkah ke babak semifinal.
Pemilik enam gelar Grand Slam itu menegaskan tidak ingin terjebak dalam statistik masa lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved