Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
FRANCESCO Bagnaia (Ducati) menyambut positif lanjutan MotoGP Austria 2025 setelah menemukan rasa percaya diri baru pada motor Ducati Desmosedici GP25 miliknya. Pembalap asal Italia itu mengaku puas dengan performa pengereman usai sesi latihan di Sirkuit Red Bull Ring, Jumat (15/8).
Bagnaia tampil kompetitif sejak awal dan menutup hari pertama dengan catatan waktu tercepat ketiga. Dia hanya tertinggal 0,268 detik dari rekan setimnya di Ducati, Marc Marquez.
Bagnaia menegaskan dirinya berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dibanding seri-seri sebelumnya. "Saya senang, sangat senang dengan hari ini,” ujar Bagnaia kepada MotoGP.com setelah sesi latihan di Spielberg.
“Kami fokus menggunakan ban bekas untuk mencoba ban depan hard. Kami berhasil melakukan pekerjaan yang bagus, termasuk dalam hal setelan motor. Jadi saya cukup puas," imbuh pembalap yang disapa Pecco itu.
Dia mengaku sangat positif dengan pengereman dan merasa bisa sangat kompetitif. Menurutnya, ini untuk pertama kalinya dia merasakan terobosan pada motornya di sepanjang musim ini.
Bagnaia menggunakan cakram rem depan berukuran 355mm yang sempat memberinya hasil positif di Aragon.
“Mungkin itu berpengaruh. Dalam beberapa balapan terakhir kami tidak bisa menggunakan cakram 355mm, jadi mungkin inilah alasannya. Sqya bisa mengerem sangat keras, saya senang dengan itu, dan saya benar-benar menikmatinya,” ungkapnya.
Sementara itu, Marc Marquez masih menjadi favorit utama setelah memenangkan lima balapan beruntun dan memimpin klasemen MotoGP 2025 dengan 381 poin.
Namun, peluangnya untuk kembali menguasai Sprint Race Austria tidak akan mudah. Adiknya, Alex Marquez, yang kini berada di posisi kedua klasemen, siap memberi tekanan.
Bagnaia juga diprediksi bisa menjadi ancaman nyata bagi dominasi duo Marquez pada akhir pekan ini. (H-3)
MARC Marquez mengaku sempat merasakan ancaman dari Fermin Aldeguer pada putaran akhir MotoGP Austria.
Marco Bezzecchi meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP 2026 di GP Thailand. Marc Marquez gagal finis, sementara Pedro Acosta dan Raul Fernandez melengkapi podium.
Francesco Bagnaia mengaku proses adaptasinya dengan motor terbaru, Desmosedici GP26, berjalan sangat mulus dan memberikan sinyal positif bagi tim Ducati Lenovo.
Francesco Bagnaia mengaku lebih nyaman dengan DNA baru Ducati GP26 dibanding GP25. Simak hasil tes pramusim Buriram dan persiapan Pecco hadapi MotoGP 2026.
Performa Bagnaia sepanjang musim 2025 yang naik turun membuat posisinya di tim pabrikan Borgo Panigale mulai disorot.
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved