Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kejuaraan renang Nika Kalila Masters Swimming Championship kembali digulirkan di tahun ini. Kompetisi tahunan yang memasuki edisi ketiga ini mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kecintaan dan menggeliatkan olahraga renang. Sebanyak 209 perenang dari berbagai kalangan akan ambil bagian menjadi peserta. Kejuaraan renang lintas usia itu akan diikuti peserta paling senior berusia 85 tahun.
"Kejuaraan ini memang bukan untuk prestasi seperti SEA Games, Asian Games, atau Olimpiade tetapi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga renang di masyarakat," kata Ketua Panitia Pengarah 3rd Nika Kalila Masters Swimming Championship Harlin Rahardjo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (30/4).
Renang sebagai induk olahraga bersama dengan atletik dan senam, ujar Harlin, masih perlu dipromosikan secara luas agar kelak muncul bibit-bibit atlet untuk kompetisi prestasi. PB Akuatik Indonesia sendiri saat ini menggencarkan kampanye Ayo Berenang untuk mengajak masyarakat menggeliatkan olahraga tersebut.
"Kita harapkan semua yang ikut Nika Masters ini juga mengajak dan mengenalkan renang kepada keluarganya. Sehingga olahraga renang ini menular dan meluas ke masyarakat Indonesia," imbuh Harlin yang juga Wakil Ketua Umum Demisioner PB Akuatik Indonesia.
Ajang 3rd Nika Kalila Masters Swimming Championship 2025 akan berlangsung di Kolam Renang Nika Bintaro, Jakarta, pada 4 Mei. Ada total 16 nomor perlombaan yaitu 1200 meter gaya bebas, 50 meter gaya dada, 25 meter gaya punggung, 4x25 meter gaya ganti campuran, 50 meter gaya bebas, 25 meter gaya kupu-kupu, 25 meter kickboard, 4x25 meter gaya bebas (putra dan putri).
Kemudian, 100 meter gaya campuran individu, 50 meter gaya punggung, 25 meter gaya dada, 4x25 meter gaya bebas campuran, 100 meter gaya bebas, 50 meter gaya kupu-kupu, 25 meter gaya bebas, dan 4x25 meter gaya ganti (putra dan putri). Untuk edisi tahun ini, satu nomor perlombaan baru yang ditambahkan yaitu 100 meter gaya bebas.
"Kali ini nomor pertandingan ditambah 100 meter gaya bebas karena ini paling populer di kalangan para perenang. Ini agar menambah lagi antusiasme peserta," ucap Harlin.
Turnamen tersebut juga akan menjadi ajang persiapan bagi perenang master Indonesia yang bakal mengikuti kejuaraan dunia World Aquatics Masters Championship 2025 di Singapura pada Agustus mendatang. Sejumlah perenang master Indonesia yang akan ikut dalam Nika Masters 2025 ini di antaranya Dieter Machate, Lina Lasup, Shannaz Nadia Yusharyahya, Zsazsa Quamilla Yusharyahya, dan Gadiza Volare Yusharyahya. (E-3)
Pengembangan sepak bola putri di Tanah Air memasuki babak baru dengan perluasan jangkauan ke Pulau Kalimantan.
Dua juara PIIJGC tahun lalu, Kenneth Henson Sutianto (Indonesia) dan Sieun Lee (Korea Selatan) akan kembali mengikuti turnamen ini.
Kehadiran pemanas ini menjadi simbol perluasan peran Ariston yang menghadirkan pengalaman hot water comfort setelah berolahraga.
Partai Mixed Double menjadi penentu sekaligus memastikan kemenangan ACDP.
Asian Intercity Bowling Championship mempertandingkan laga antara tim-tim yang mewakili kota-kota Asia.
HAC 2025 mempertandingkan 12 kategori, mencakup berbagai tingkatan usia dan jenis busur.
KOMITE Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mendapat dukungan luas dari para presiden federasi internasional (IF) yang hadir dalam IF Forum di The Olympic Museum, Lausanne, Swiss
Atlet DNV Equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih, tampil gemilang pada Kejuaraan Berkuda Aragon Merdeka Master 2025 Piala Presiden di The Hub Indonesia, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.
ATLET muda equestrian Indonesia, Narantraya Jeihan Widjaya, mencatatkan performa apik dalam dua kejuaraan nasional bergengsi yang berlangsung beruntun di Arthayasa Stables, Depok
Kejuaraan yang akan berlangsung pada 19-22 Juni 2025 tersebut merupakan bagian dari festival tenis antar profesor yang diselenggarakan oleh Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI).
Shorinji Kempo bukan hanya soal fisik, tetapi juga membentuk karakter bangsa, mengajarkan cinta tanah air, kedisiplinan, serta nilai-nilai kasih sayang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved