Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyatakan pihaknya mendukung Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior Turnamen Diakui Pelti (TDP) Palembang Seri XI yang diselenggarakan oleh Irawati Moerid Tennis Competition (IMTC).
Ajang tersebut digelar Jakabaring Sport City selama dua hari mulai Jumat (14/1) dan merupakan bagian dari rangkaian 12 seri pertandingan IMTC di Kota Palembang dalam dua tahun terakhir.
“Kegiatan ini sangat bagus sebagai pemerataan dan mencari bibit petenis berbakat. Untuk itu, Menpora akan mendukung kegiatan ini," ujar Dito.
Apresiasi serupa juga dilontarkan Direktur Pemasaran dan Operasional PT Jakabaring Sport City Geri Radityo Suparudin. Menurut dia, Kejurnas Tenis Junior IMTC menjadi salah satu bukti konsistensi IMTC dalam mengembangkan olahraga tenis di Tanah Air, khusus bagi pemain muda. "IMTC saty-satunya penyelenggara TDP yang rutin menggelar event di JSC," ucap Geri.
Selain itu, untuk mendukung perkembangan para pemain, kejuaraan ini turut dihadiri oleh banyak anak binaan IMTC.
Irawati, mantan petenis nasional di era 1990-an, yang menginisiasi kejuaraan ini, memilih untuk mengemudi sendiri kendaraannya menuju Palembang demi dapat membawa lebih banyak pemain.
"Tujuannya adalah mendukung grade mereka karena penilaian TDP, yang mencakup peringkat nasional pemain yang ikut serta, menjadi perhatian khusus dalam upaya meningkatkan kualitas pertandingan," tutur Ira, demikian panggilan akrab Irawati.
Kejuaraan IMTC, sambung Ira, dikenal dengan komitmennya terhadap pemerataan akses olahraga. IMTC memberikan kesempatan pendaftaran gratis bagi anak yatim, hafiz Quran, dan anak-anak berbakat namun terbatas dari sisi ekonomi. Hal ini menunjukkan komitmen IMTC dalam menciptakan kesempatan yang adil bagi seluruh anak bangsa.
Kejurnas Tenis Junior ini diikuti 150 peserta yang berasal dari 40 kota/kabupaten di Indonesia. Di samping kategori utama, IMTC juga memperkenalkan kategori Red dan Orange Ball untuk usia dini, yang banyak diminati oleh pemain cilik yang penuh semangat dan didukung oleh keluarga besar mereka.
"Keikutsertaan mereka makin menambah semarak kejuaraan ini dan saya ingin memasalkan tenis di usia muda," harap Ira, peraih medali perak dan perunggu Asian Games 1990 Beijing.
Kejuaraan IMTC-Palembang Seri XI berakhir pada Sabtu (15/2) dan akan dilanjutkan dengan IMTC-Palembang Seri XII yang dijadwalkan pada minggu depan.
"Kejuaraan ini diharapkan semakin mendorong berkembangnya tenis di Indonesia, dengan semakin banyaknya talenta muda yang muncul dan berprestasi," ujar Ira, peraih medali emas SEA Games 1991 dan 1997 itu. (Ant/I-3)
Kejurnas diikuti 1.360 atlet dari 116 klub panahan.
Kejurnas digelar akhir bulan ini dan pertengahan Desember mendatang.
Avila Bahar, Andri Abirezky dan Alvin Bahar meraih semua gelar di kelas masing-masing.
Avila Bahar dan Andri Abirezky tampil impresif hingga menyudahi 12 putaran dengan finis 1-2.
Avila juga akan ikut kelas ITCR 1.500, namun dengan City Hatchback.
Renang perairan terbuka merupakan salah satu kekuatan dari lima cabang olahraga yang berada di bawah naungan Akuatik Indonesia.
Erick diharapkan mampu mengangkat prestasi olahraga Indonesia di ajang internasional, khususnya SEA Games 2025 di Thailand.
Dito juga menitipkan pesan untuk keberlanjutan Kemenpora di bawah kepemimpinan Erick Thohir.
Apakah 'orang-orangnya' Jokowi yang masih tersisa akan terdepak juga?
Wamenpora Taufik Hidayat menegaskan seluruh program Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan terus berlanjut meski terjadi pergantian menteri atau reshuffle
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Presiden Prabowo belum melantik pengganti Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam reshuffle kabinet
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved