Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
Ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja mengaku tidak berhasil mengeksekusi strategi dengan baik di lapangan sehingga harus puas menjadi runner up Korea Masters 2024.
Dejan/Gloria kalah dari pasangan Tiongkok Guo Xin Wa/Chen Fang Hui 10-21, 12-21 dalam pertandingan final yang digelar di Iksan Gymnasium, Minggu.
Ganda campuran tersebut mengaku kesulitan mengeksekusi strategi permainan yang sudah ditentukan ketika di lapangan. Dejan mengakui bahwa permainannya terburu-buru yang malah menyebabkan banyak kesalahan.
"Kami terlalu terburu-buru, saat tertekan kami sudah mencoba berbagai cara tetapi kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Ini yang membuat kami tidak bisa berkembang. Akhirnya game plan-nya tidak sesuai yang kami harapkan," kata Dejan dalam keterangan tertulis.
"Kami akui kami tidak maksimal hari ini," lanjutnya.
Dari segi tempo permainan, Gloria menilai pertandingan final ganda campuran ini berbeda dibandingkan pada babak pertama, yang mana hal tersebut merupakan yang diinginkan oleh pasangan Indonesia. Namun lagi-lagi, eksekusi strategi yang tidak mulus menjadi hambatan di laga puncak.
"Di final ini memang tempo permainan lawan berbeda dengan di babak pertama. Sebenarnya ini yang kami perlukan, sayang hari ini tidak menemukan ritmenya," kata perempuan yang akrab disapa Glo itu.
"Secara persiapan semua berjalan baik-baik saja, sama seperti kemarin. Hanya di lapangan eksekusinya kurang baik," katanya.
Dejan/Gloria hanya bisa mengimbangi permainan Guo/Chen di awal gim pada pertandingan yang berakhir dua gim langsung itu.
Pasangan Indonesia hanya bisa mengimbangi 5-5 di awal gim pertama dan kemudian tertinggal jauh hingga berakhir 10-21.
Pada gim kedua, Dejan/Gloria berhasil memberikan perlawanan meski kedudukan berkali-kali berbalik hingga imbang 8-8 sebelum akhirnya wakil Indonesia kembali tertinggal dan kehilangan momentum untuk mengejar sampai laga berakhir dengan skor 12-21. (Ant/Z-6)
Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, akhirnya meraih gelar juara di Al Ain Masters 2025
Dejan/Fadia mengatasi ganda Malaysia Bing Kun Loo/Ee Wei Toh lewat rubber game 20-22, 21-17, dan 21-12 di perempat final Taiwan Terbuka.
Dejan/Fadia mengalahkan pasangan Taiwan Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang lewat rubber gim 16-21, 21-16, dan 21-19.
Dejan/Fadia menang atas pasangan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie dengan skor 17-21, 21-13, dan 21-18 di Qingdao Conson Sports Centre, Tiongkok.
PARA atlet klub bulu tangkis PB Djarum mendapat bonus atas torehan prestasi sepanjang 2024 di level nasional dan internasional. Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan hampir Rp1 miliar
Ganda campuran Indonesia Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti melenggang ke babak final Thailand Masters 2025.
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Pasangan ganda campuran, Terry Hee Yong Kai/Gloria Emanuelle Widjaja, mengamankan tiket semifinal turnamen bulu tangkis Jerman Terbuka 2026
Langkah mulus dicatatkan duet ganda campuran beda negara, Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) dan Hee Yong Kai Terry (Singapura)
Rehan Naufal Kusharjanto mengalami cedera saat tampil di turnamen BWF World Tour Super 300 Makau Terbuka, 29 Juli-3 Agustus lalu.
Cedera tersebut terjadi saat Rehan/Gloria tampil pada perempat final Makau Terbuka, Jumat (1/8).
Amri/Nita memastikan kemenangan dengan skor 21-15 dan 7-1 atas Rehan/Gloria di perempat final Makau Terbuka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved