Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LIFTER Indonesia Nurul Akmal memastikan diri lolos ke Olimpiade Paris 2024 berdasarkan keputusan Federasi Internasional Angkat Besi (IWF).
"Jika kelima benua terwakili dalam kategori berat badan, tempat kuota kontinental akan dialokasikan kepada atlet yang memenuhi syarat dengan peringkat tertinggi berikutnya dalam kategori berat (angkatan) yang sama (apa pun benuanya), dengan menghormati kuota maksimum per-gender dan per-NOC," papar Pelatih Kepala Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Angkst Besi Dirdja Wihardja kepada pewarta, Senin (3/6).
Sebelumnya, di Kejuaraan Dunia Angkat Besi, yang merupakan kualifikasi terakhir Olimpiade Paris 2024, di Phuket, Thailand, April lalu, Amel, sapaan akrab Nurul Akmal, belum mampu memperbaiki total angkatannya.
Baca juga : Jelang Olimpiade Paris 2024, Rizki Juniansyah Jalani Latihan Ekstra
Lifter asal Aceh itu berhasil pada satu angkatan snatch dengan berat 107 kg namun gagal dalam tiga kesempatan angkatan clean and jerk.
Meski demikian, Amel, yang menempati peringkat ke-11 dengan total angkatan 260 kg dipastikan lolos sebab kuota kontinental telah penuh dan sisa kuota dialokasikan kepadanya.
Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) akan segera bersurat kepada IWF dan menyatakan Amel akan berlaga di Olimpiade Paris 2024.
Baca juga : Eko Yuli Irawan Fokus Pemulihan Cedera Demi Tampil di Olimpiade Paris 2024
"Kami segera berkirim surat dan ini kesempatan bagi Amel untuk meraih prestasi terbaik di Paris nanti. Terutama dengan memperbaiki angkatannya," ungkap Dirja.
Olimpiade Paris 2024, akan menjadi Olimpiade kedua bagi Amel setelah sebelumnya tampil di gelaran Olimpiade Tokyo 2020. Di Olimpiade Tokyo, Amel tampil di kelas +87kg dan menempati peringkat kelima.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi (Kabid Binpres) PB PABSI Hadi Wihardja mengatakan Amel setidaknya mampu memperbaiki total angkatannya menjadi 272 kg agar mampu bersaing dengan lifter lainnya.
"Ia harus bisa menembus total angkatan itu agar bisa bersaing dengan lawan-lawannya seperti lifter Tiongkok Li Wenwen dan lifter Korea Selatan (Korsel) Hyejeong Park, serta lifter dari benua lainnya," ujar Hadi. (Ant/Z-1)
Rifda Irfanaluthfi merupakan atlet senam pertama Indonesia yang tampil di ajang Olimpiade, di Olimpiade Paris 2024.
Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, resmi masuk dalam daftar nominasi penghargaan “The World Games Athlete of the Year 2024” yang diumumkan oleh IWGA
Olympic Solidarity adalah inisiatif program pengembangan global dari IOC yang bertujuan mendukung NOC di semua negara anggota di seluruh dunia.
KIPRAH Indonesia di ajang olahraga internasional multievent terbilang cukup membanggakan. Terakhir, Indonesia mencatatkan torehan apik pada ajang Olimpiade 2024 Paris.
Di Olimpiade Paris 2024, baik LeBron James maupun Stephen Curry memainkan peran penting dalam perolehan medali emas Amerika Serikat (AS).
Gregoria Mariska Tunjung dan Veddriq Leonardo sukses mempersembahkan medali dari Olimpiade Paris 2024.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved