Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITEj Olimpiade Indonesia (KOI) mengumumkan Anindya Bakrie sebagai ketua kontingen atau Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris. Keputusan itu diumumkan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari.
Anindya, yang juga merupakan Ketua Umum Akuatik Indonesia, bakal memimpin skuad Merah Putih berjuang berburu medali emas di Paris.
"Melihat rekam jejaknya, dia bukan orang baru di olahraga yang sekarang sebagai Ketua Akuatik Indonesia. Kita percaya tantangan di Paris tidak mudah sehiggga kita butuh kualitas dan kapabilitasnya," kata Okto di markas KOI, Jakarta, Jumat (5/1).
Baca juga : Snoop Dogg akan Jadi Reporter NBC Selama Olimpiade Paris 2024
Anindya Bakrie menyampaikan prioritasnya untuk mengawal kualifikasi-kualifikasi yang terus berlangsung agar bisa meloloskan sebanyak mungkin atlet Merah Putih. Targetnya, jumlah yang lolos paling tidak menyamai edisi Tokyo 2020 yang ketika itu ada 28 atlet berpartisipasi.
"Di Tokyo 28 atlet kita lolos kualifikasi. Jadi paling tidak di Paris sama jumlahnya," ucap Anindya.
Baca juga : Macron Mendorong Persatuan saat Prancis Bersiap Menjadi Tuan Rumah Olimpiade 2024
"Olimpiade Paris ini spesial karena ini pascacovid tetapi juga tantangannya luar biasa di mana kita ingin berjuang membuat sejarah baru. Karena paling tinggi kita dua emas (dalam satu edisi), kali ini kita ingin lebih dari itu," imbuhnya.
Dalam waktu enam bulan hingga gelaran Olimpiade yang berlangsung mulai Juli, CdM akan fokus menjaga psikologis atlet yang tengah berjuang merebut tiket.
"Enam bulan kita harus fokus pada psikologis atlet. Mereka sudah tahu harusnya ngapain, pelatih juga sudah banyak melatih. Kami ingin fokus psikologis atlet terjaga semangatnya baik yang sudah lolos kualifikasi dan sebagian lain yang juga mudah-mudahan lolos," tukasnya. (Z-5)
Presiden menegaskan janji seorang pemimpin harus ditunaikan, yang artinya atlet-atlet yang berprestasi dan berhasil menyabet medali.
Kontingen Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan pencapaian bersejarah.
Kontingen Indonesia terus menunjukkan performa konsisten pada SEA Games 2025 di Thailand.
Terakhir kali Indonesia finis di posisi tersebut terjadi pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas perjuangan kontingen Indonesia di SEA Games 2025 yang hingga Sabtu (13/12) mengoleksi 31 medali emas.
Pada hari kelima pesta olahraga Asia Tenggara tersebut, kontingen Merah Putih menambah 11 medali emas dan kini sudah mengumpulkan total 31 emas.
Rifda Irfanaluthfi merupakan atlet senam pertama Indonesia yang tampil di ajang Olimpiade, di Olimpiade Paris 2024.
Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, resmi masuk dalam daftar nominasi penghargaan “The World Games Athlete of the Year 2024” yang diumumkan oleh IWGA
Olympic Solidarity adalah inisiatif program pengembangan global dari IOC yang bertujuan mendukung NOC di semua negara anggota di seluruh dunia.
KIPRAH Indonesia di ajang olahraga internasional multievent terbilang cukup membanggakan. Terakhir, Indonesia mencatatkan torehan apik pada ajang Olimpiade 2024 Paris.
Di Olimpiade Paris 2024, baik LeBron James maupun Stephen Curry memainkan peran penting dalam perolehan medali emas Amerika Serikat (AS).
Gregoria Mariska Tunjung dan Veddriq Leonardo sukses mempersembahkan medali dari Olimpiade Paris 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved