Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN petenis nomor satu dunia Naomi Osaka berusaha untuk lebih santai saat kembali ke tenis kompetitif setelah rehat tur dalam cuti panjang selama 15 bulan.
Perubahan paling mencolok adalah headphone yang menjadi ciri khasnya, yang selalu ia kenakan saat berkeliling di lapangan turnamen.
Headphone menjadi taktik perlindungan bagi petenis yang terkenal introvert tersebut, yang ia gunakan untuk menangkal interaksi sosial yang tidak diinginkan.
Baca juga: Swiatek Pastikan Polandia Tekuk Spanyol di United Cup
"Ini sangat baru. Sungguh menyenangkan berbicara dengan pemain lain. Beberapa dari mereka mengucapkan selamat datang kembali, dan saya sangat menghargainya. Saya mencoba menyerap semuanya," kata Osaka di Brisbane, dikutip dari laman resmi WTA, Selasa (2/1).
Terakhir kali Osaka berdiri di lapangan turnamen pada Tokyo 2022. Osaka yang saat itu berperingkat ke-48 terpaksa menarik diri dari turnamen menjelang pertandingan babak kedua melawan Beatriz Haddad Maia karena sakit.
Beberapa bulan kemudian, dia mengumumkan di media sosial bahwa dia hamil dan sedang menantikan kelahiran anak pertamanya. Osaka melahirkan putrinya, Shai, Juli lalu.
Baca juga: Swiatek, Atlet Putri dengan Bayaran Terbesar 2023
Osaka memilih memulai tur comeback-nya di Australia tanpa Shai di sisinya.
"Saya merasa penerbangannya akan terlalu lama baginya (Shai). Jika saya mendengarnya menangis, saya akan sangat sedih dan saya tidak ingin membuatnya mengalami hal itu," ungkapnya.
Setelah beberapa sesi latihan di Brisbane, tempat ia menjadi semifinalis pada 2020, Osaka mengatakan bahwa ia perlahan-lahan kembali ke mode kompetisi.
Osaka mengatakan dia sekarang lebih siap untuk menghadapi pusaran tur.
"Saya merasa lebih percaya diri dengan diri saya sebagai pribadi," ujar petenis berusia 26 tahun itu.
"Saya belum pernah mencoba melakukan percakapan dengan pemain lain sebelumnya, dan saya pikir saya sudah memasang tembok besar. Sekarang saya mendapati diri saya berinteraksi dengan orang-orang. Itu sangat keren," lanjutnya.
Osaka juga menyebut perannya sebagai ibu yang membuat pola pikirnya berubah.
Setelah melewati masa kelam pada 2022 ketika ia kesulitan menemukan kegembiraan di lapangan, Osaka termotivasi oleh keinginannya untuk menjadi panutan yang baik bagi putrinya.
"Saya pikir selama saya pergi, saya lebih mengapresiasi olahraga ini. Setelah melahirkan, saya memahami betapa banyak fisik dan usaha diperlukan untuk mencapainya," ungkap Osaka.
Osaka menggambarkan melahirkan sebagai pengalaman paling menyakitkan dalam hidupnya. Namun, pengalaman tersebut memberi Osaka rasa hormat terhadap tubuhnya dan keyakinan bahwa fisik tidak akan menghalanginya.
"Dalam beberapa bulan pertama, saya benar-benar gugup karena saya tidak berada dalam tubuh saya sendiri. Perlahan-lahan, selangkah demi selangkah kami berusaha keras dan mencapai posisi saya sekarang," ujar Osaka. (Ant/Z-1)
Meski sulit, Naomi Osaka memilih untuk memprioritaskan waktu berkualitas bersama sang buah hati di tengah persiapan menjelang musim kompetisi tenis 2026.
Venus Williams, legenda tenis AS, comeback di usia 45 tahun untuk berlaga di Auckland Classic 2025, menegaskan semangat juangnya yang abadi.
Naomi Osaka melaju ke semifinal AS Tebruka usai mengalahkan Karonila Muchova dengan skor 6-4 dan 7-6 (7/3).
NAOMI Osaka kembali menunjukkan performa terbaiknya di panggung grand slam setelah empat tahun.
Naomi Osaka menang telak 6-3 dan 6-1 atas Coco Gauff untuk melaju ke perempat final AS Terbuka.
Naomi Osaka mengecam komentar rasisme Jelena Ostapenko di AS Terbuka 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved