Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sempat vakum selama tiga tahun turnamen bulutangkis khusus ganda putra, putri, dan campuran 'Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2023 kembali digelar pada 1-4 November di Hall Daihatsu Yonex-Sunrise Candra Wijaya International Badminton Centre (DYSCWIBC), Serpong, Tangerang Selatan, Banten.
Turnamen yang digagas peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 Candra Wijaya tersebut kali ini memainkan 12 nomor dan diikuti 572 pebulutangkis. Kejuaraan itu mempertandingan nomor ganda putra, putri, dan campuran Kelompok Umur (KU) 17 dan 19. Selain itu terdapat nomor ganda senior, ganda senior 100+ dan ganda internal. Kecuali nomor bulutangkis konvensional tersebut, pada 2023 ini untuk pertama kali juga digelar pertandingan nomor three on three gabungan usia 100+ dan 150+.
"Gelaran ini merupakan sumbangsih kami pada bulutangkis Indonesia, khususnya nomor ganda. Agresif dan atraktif serta menarik dalam permainan ganda sangat diminati masyarakat. Selain itu, niatan saya menggelar turnamen ini untuk mempopulerkan nomor ganda di masyarakat. Mungkin ke depannya perlu juga dibuatkan turnamen nomor tunggal," ujar Candra.
Baca juga: Para-Bulu Tangkis Kunci Target 19 Medali Emas Indonesia
Mantan pemain nasional itu mengatakan, Indonesia memiliki pemain-pemain terbaik dan melegenda di nomor ganda putra, putri, dan campuran. Sektor ini justru kerap menjadi andalan untuk meraih prestasi di ajang internasional seperti All England, Kejuaraan Dunia, Asian Games hingga Olimpiade. Untuk itulah ia berharap melalui turnamen ini akan bermunculan bibit pemain ganda yang bakal berkontribusi pada prestasi bulutangkis Indonesia.
"Jangan kendor mendukung bulutangkis Indonesia. Ini pestanya nomor ganda, semoga bermunculan pemain masa depan yang berpotensi meraih prestasi bulutangkis Indonesia," tegasnya.
Pada kesempatan sama, Kabid Humas dan Media PP PBSI Broto Happy mengapresiasi turnamen Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2023 Presented by Candra Wijaya yang sudah 11 kali digelar. Sebab itu menunjukan komitmen Candra untuk membantu melakukan pembinaan. Ia berharap, melalui turnamen ini bakal muncul pemain di sektor ganda yang kelak bisa bergabung di Pelatnas PBSI di Cipayung untuk mengharumkan nama Indonesia.
Dalam acara pembukaan turnamen ini digelar pemberian penghargaan kepada legenda pelatih bulutangkis, Atik Jauhari sebagai Pembina Terbaik Indonesia versi Candra Wijaya International Badminton Centre (CWIBC) 2023. Pemberian penghargaan itu berkat dedikasi dan prestasi Atik sebagai pelatih.
Atlet kelahiran Tangerang para 14 Agustus 1949 silam itu adalah salah satu pelatih spesialis nomor ganda terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Candra yang berpasangan dengan Tony Gunawan sukses meraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 juga sempat di bawah polesan Atik.
Dari pertandingan ganda dewasa campuran, duet tuan rumah Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya, Alif Fajdary berpasangan dengan mantan pemain Pelatnas, Ruselli Hartawan melaju ke babak kedua setelah menghentikan wakil PB Power Tangerang, Marcellino Stefanov/Gracia Parapat dengan skor 21-12, 21-12. Keduanya di babak berikut bakal menemui lawan pasangan Jaya Raya/Mansion Exist, Ferdian Ranialdy/Putri Larasati yang mendapat bye. (RO/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved