Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGURUS Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) bakal mengirim I Gede Siman Sudartawa ke Amerika Serikat (AS) sebagai persiapan menuju Asian Games XIX/2022 di Hangzhou, Tiongkok, 23 September-8 Oktober mendatang.
Selama di 'Negeri Paman Sam', perenang spesialis nomor 50 meter gaya punggung itu akan berada di bawah asuhan pelatih kenamaan dunia Sergio Lopez Miro, yang membawa perenang Singapura Joseph Isaac Schooling meraih medali emas nomor 100 m gaya kupu-kupu Olimpiade XXXI/2016 di Rio de Janeiro, Brasil.
"Siman belum pernah mendapat medali di Asian Games. Saat ini, prestasinya tengah naik lagi. Kami ingin kembali mengirim dia berlatih di Amerika, seperti ketika persiapan Asian Games XVIII/2018 (Jakarta-Palembang)," kata Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo, Kamis (25/5).
Baca juga: Sisi ‘Emas’ Atlet Renang Siman Sudartawa
Bagi Siman, berlatih di AS sekaligus menjadi reuni dengan Sergio Lopez. Di Asian Games 2018, dia menjalani program serupa dengan hasil menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi dengan 25,01 detik.
Torehan waktu tersebut sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor nasional (rekornas) nomor 50 meter gaya punggung putra hingga saat ini.
Namun, di final Asian Games 2018, Siman hanya mampu menempati posisi kelima dengan catatan waktu 25,29 detik. Dia kalah dari Xu Jiayu asal Tiongkok, yang meraih emas dengan 24,75 detik. Sementara perak menjadi milik Ryosuke Irie (Jepang) dengan 24,88 detik dan Kang Ji-seok (Korea Selatan) meraih perunggu usai membukukan 25,17 detik.
Baca juga: Perenang Indonesia Kuasai Nomor 50 Meter Gaya Punggung di SEA Games 2023
"Ketika itu (Asian Games 2018) hasilnya bagus. Sayang, di final, dia kurang perform. Tetapi dia menciptakan rekornas," ujar Harlin.
Selain Asian Games 2018, persiapan yang sama juga dilakukan perenang asal Bali itu ketika menghadapi SEA Games XXX/2019 di Filipina dengan hasil meraih emas 50 meter gaya punggung usai membukukan 25,12 detik.
Harlin juga mengatakan Siman kembali membuktikan masih bertaji dengan meraih medali emas 50 meter gaya punggung putra pada SEA Games XXXII/2023 Kamboja usai membukukan 25,16 detik.
"Siman sudah bersedia dan sangat berminat untuk berlatih di Amerika lagi. Semoga kami mendapat dukungan dari Kemenpora," ungkap Harlin.
Selain Siman, PB PRSI juga berencana mengirim perenang Indonesia lainnya yakni peraih emas SEA Games 2023 nomor gaya punggung putri Masniari Wolf dan Felix Viktor Iberle, yang meraih emas nomor 50 meter gaya dada putra, serta perenang muda potensial lainnya untuk berlatih di Amerika Serikat.
"Kalau dananya cukup, minimal tiga perenang berlatih di sana. Di Amerika pada Juni, Juli, dan Agustus itu musim panas dan akan banyak perlombaan di sana. Ini adalah momen yang tepat sekaligus karena perenang kita bisa sekaligus latih tanding," pungkas Harlin. (Ant/Z-1)
World Tour Finals adalah ajang terakhir tahun ini. Target yang dicanangkan PBSI tidak tercapai karena hanya mampu mencapai babak semifinal.
Tim paraatletik Indonesia menincar empat mendali emas di ajang Asian Para Games (AiPG) Hangzhou, China 2023
Amellya Nur Sifa adalah atlet peraih medali emas cabang olahraga BMX Racing pada ajang Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok.
Dalam dua tahun belakangan ini, arah olahraga prestasi di Indonesia dipandang sudah tepat.
Indonesia tercatat sudah 19 kali berpartisipasi di Asian Games sejak 1951.
Tim Indonesia menutup Asian Games 2022 Hangzhou dengan raihan 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Dengan hasil tersebut, Merah Putih menduduki peringkat 13 klasemen akhir.
Jason Donovan Yusuf berhasil mendulang dua medali emas dari nomor spesialisnya, yakni 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra.
Nadia mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Adelia.
Tim renang Indonesia telah berhasil menyumbangkan sebanyak 3 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu.
Tiga medali emas SEA Games secara beruntun disabet Masniari sejak edisi Vietnam pada 2021.
Jumlah perolehan medali dari cabang olahraga akuatik masih bisa bertambah.
Hilda dan Talitha berhasil memenuhi target yang diberikan Kemenpora.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved