Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEGOLF Filipina Princess Mary Superal keluar sebagai juara di turnamen Simone Asia Pacific Cup 2022 mengungguli pegolf-pegolf top LPGA. Pada putaran final yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Sabtu (20/8), dia sukses mempertahankan posisi pertama yang diraihnya sejak putaran kedua.
Pegolf berusia 25 tahun itu sepanjang tiga hari turnamen konsisten membukukan skor di bawah par. Di hari terakhir, dia bermain 67 pukulan atau lima di bawah par dan turut mencetak lima birdie.
Secara total, Mary Superal mencetak 204 pukulan atau 12 di bawah par. Trofi ini pun menjadi gelar internasional perdananya sebagai pegolf profesional.
"Ini sangat spesial untuk saya karena ini trofi internasional pertama saya sebagai pegolf profesional. Saya sangat menanti-nantikan kesempatan seperti ini. Saya sangat gembira," ucap Mary Superal.
"Saya hanya memikirkan diri sendiri, fokus pada permainan saya. Jadi saya kira itu sangat membantu saya di turnamen ini," imbuhnya.
Mary Superal mengungguli sejumlah nama besar di LPGA di antaranya Lydia Ko (Selandia Baru) dan So Yeon Ryu (Korea Selatan). Ia pun merasa bangga bisa berkompetisi dengan para pegolf LPGA.
Menurutnya, kesempatan seperti itu amat jarang didapat pegolf-pegolf muda Asia sehingga turnamen tersebut menjadi kesempatan baik untuk mengembangkan diri.
"Saya sangat gugup sebenarnya tapi saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya senang bisa bermain bersama mereka. Ini seperti kesempatan sekali dalam seumur hidup," tuturnya.
"Ajang ini sangat besar. Bisa ikut dalam turnamen ini, saya tidak tahu para pemain LPGA akan tampil, jadi ini kesempatan besar bagi kami pemain muda untuk melihat mereka bermain," tambahnya.
So Yeon Ryu finis di peringkat kedua terpaut tiga pukulan dari Mary Superal. Setelah bermain tak optimal di putaran kedua dengan tiga di atas par, pegolf peringkat ke-46 LPGA itu memperbaiki catatannya di putaran final dan total mencetak 207 pukulan atau sembilan di bawah par.
Sementara itu, Lydia Ko yang berperingkat keempat dunia finis di posisi ketiga setelah dua hari sebelumnya bertengger di T2.
Di putaran final, Lydia Ko memperbaiki pukulannya dengan dua di bawah par dibandingkan hari kedua yang mencatatakan even par. Total, ia mencetak 208 pukulan atau delapan di bawah par.
Pegolf Indonesia Patricia Sinolungan berhasil mengungkit peringkatnya finis di posisi keenam bersama pegolf Korea Selatan lainnya Bomee Lee. Di putaran pertama dan kedua, Patricia bertahan di posisi T7.
Setelah bermain even par di putaran kedua, Patricia tampil lebih baik di hari terakhir dengan 71 pukulan atau satu di bawah par. Total dia membukukan 214 pukulan atau dua di bawah par.
Wakil Indonesia lainnya Kristina Yoko menyelesaikan turnamen di posisi T8 dengan total satu di bawah par. Adapun Melati Putri, Dea Mahendra, Tatiana Wijaya, dan Putri Aisyah Amani di posisi T36, T38, T39, dan T40.
Melati Putri total bermain 18 di atas par, Dea Mahendra 19 di atas par, Tatiana Wijaya 22 di atas par, dan Putri Aisyah Amani 23 di atas par.
Di kategori beregu, pasangan Korea Selatan, So Yeon Ryu dan Bomee Lee, finis di peringkat pertama dengan total 11 di bawah par. Peringkat kedua ditempati tim Filipina yang beranggotakan Mary Superal dan Pauline Del Rosario sedangkan posisi ketiga dihuni tim Selandia Baru, Lydia Ko dan Momoka Kobori.
Pasangan Indonesia, Patricia Sinolungan dan Kristina Yoko, berada di peringkat keempat dengan total skor tiga di bawah par. (OL-8)
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Temukan profil lengkap atlet dan negara ASEAN yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Thailand hingga Singapura siap beraksi!
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Kapal feri MV Trisha Kerstin 3 tenggelam di perairan Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 15 orang tewas dan operasi SAR besar-besaran sedang berlangsung.
Kapal feri M/V Trisha Kerstin 3 tenggelam di Filipina Selatan saat menuju Pulau Jolo. Sedikitnya 8 orang tewas dan operasi penyelamatan besar-besaran tengah dilakukan.
KANTOR Imigrasi kelas I TPI Palu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Buol dan Konsulat Filipina untuk menangani 15 warga negara Filipina yang terdampar di perairan Buol, Sulawesi Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved