Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARAN Stephen Curry di kuarter keempat, mengalahkan keperkasaan laga kandang tuan rumah Los Angeles Clippers. Catatan sembilan kemenangan dari 13 pertandingan kandang Clippers di Staples Center, kembali ternoda. Usai tim asuhan Steve Kerr menang dengan skor 105-90, pada Senin (29/11) dini hari WIB.
Bintang Warriors itu meluapkan rasa frustrasinya di gim keempat, setelah dipanggil ofisial karena melalukan pelanggaran teknis (technical foul) di awal kuarter keempat.
Stephen Curry melesakkan tembakan 11 dari 33 poin yang ia cetak di kuarter keempat setelah itu. Mencatatkan namanya sebagai pencetak angka terbanyak di pertandingan kali ini.
"Membingungkan, saya pikir itu hanya pemikiran aneh ofisial. Akibatnya semua mengarah kepada saya yang melakukan pelanggaran. Setelah itu saatnya mengarahkan energi saya dan semangat tim untuk mencetak angka," tutur Curry.
Curry kemudian melampiaskan kemarahannya dengan mencetak angka. Pelatih Warriors Steve Kerr juga melihat kekesalan Curry, yang mengepalkan tinju di depan ofisial akibat pelanggaran teknis yang ia dapat.
"Saya juga sama kesalnya dengan apa yang saya lihat. Karena saya juga sudah pernah mengalami. Tapi hal itu malah memacunya," kata Kerr soal Curry.
Sempat bermain buruk di kuarter pertama, kemudian berupaya bangkit di babak kedua. Nyatanya Warriors baru mendapatkan angin segar di gim ketiga dan keempat.
Warriors mengumpulkan 20 poin terlebih dulu, disusul tambahan 24 poin. Skor gim kedua menjadi 44-42 keunggulan milik Curry dkk.
Pertahanan Warriors di babak kedua lebih baik, ditambah Clippers yang mencoba menghadapi ketajaman akurasi tembakan jarak jauh tim tamu.
Jordan Poole memberi Warriors keunggulan 75-68 lewat tembakan tiga angka di akhir kuarter ketiga. Sementara Paul George dan rekannya hanya mampu membukukan 30 poin bagi Clippers.
"Sepanjang musim kita bicara mengenai basket. Jika kita mencoba melawan balik tim, tentu tim lawan akan mencoba membalas. Kami harus membenahi dan melakukan yang lebih baik ke depannya. Kami hanya sedang tidak tepat dalam permainan kali ini," tutur pelatih Clippers, Tyronn Lue.
Warriors semakin menjauh dengan 30 poin tambahan di penutup laga. Kemenangan ini menjadi modal baik dengan Warriors yang kini memiliki tujuh kemenangan beruntun. Karena ke depan pada Selasa (30/11) malam waktu setempat, mereka akan menghadapi Phoenix Suns yang memiliki tren positif dengan 16 kemenangan beruntun. (NBA/CBSSports/OL-13)
Stephen Curry tampil sebagai pembeda dengan mengemas 26 poin untuk membawa Warriors menang telak 111-85.
Stephen Curry resmi masuk jajaran 20 besar pencetak poin terbanyak sepanjang sejarah NBA setelah membawa Warriors menang atas Timberwolves. Simak daftar lengkapnya.
Golden State Warriors takluk 131-136 dari Portland Trail Blazers meski Stephen Curry mencetak 48 poin.
Di Dallas, Jalen Brunson mencetak 28 poin untuk membawa New York Knicks menang 113–111 atas Mavericks.
Rekor Stephen Curry itu diperoleh usai guard Golden State Warriors tersebut mencetak 34 poin dalam kekalahan 113-121 timnya kontra Orlando Magic.
Stephen Curry tampil gemilang dengan torehan 46 poin untuk membawa Golden State Warriors membalikkan keadaan dan menaklukkan San Antonio Spurs 125-120.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved