Headline

Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.

Siap Hadirkan Kompetisi Berbiaya Murah, Pengusaha Bandung Mencalonkan Diri dalam Bursa Ketua PSSI Jabar

Bayu Anggoro
21/9/2021 22:05
Siap Hadirkan Kompetisi Berbiaya Murah, Pengusaha Bandung Mencalonkan Diri dalam Bursa Ketua PSSI Jabar
Calon Ketua Umum PSSI Jawa Barat Ramram Mukhlis Ramdani(DOK/PRIBADI)

BURSA kandidat Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jawa Barat kembali bertambah jelang kongres luar biasa yang akan dilaksanakan pada November mendatang.

Kali ini, Ramram Mukhlis Ramdani memastikan kesiapannya untuk
menjadi orang nomor satu di organisasi tersebut. Sosok pengusaha ini mengaku keikutsertaannya dalam kontestasi tersebut dilandasi kecintaannya terhadap sepakbola.

Saat ini, Ramram aktif mengelola dua klub sekaligus yaitu Fearless FC Bandung (bendahara) dan Bandung Timur FC (pembina).


Berdasarkan pengalamannya itu, Ramram menilai sepak bola memerlukan
banyak sentuhan terutama agar kualitas kompetisi dan pembibitan atlet semakin membaik. Sebagai olahraga yang paling digemari, dua hal tersebut harus dikelola dengan baik agar mampu memberi efek domino
bagi masyarakat.

"Sepakbola olahraga yang memiliki daya tarik global. Sepak bola adalah
kegiatan sosial karena melibatkan banyak orang," ujarnya, Selasa (21/9).

Lebih dari itu, menurutnya, sepakbola pun memiliki peran besar dalam
membentuk dan mempertahankan nilai, karakter, dan cara hidup bangsa.
Selain itu, organisasi sepak bola di suatu wilayah dapat menjelaskan banyak hal terkait situasi sosial, budaya, politik, maupun ekonomi masyarakatnya.

"Sepakbola kerap menjadi cerminan dari suatu masyarakat," katanya.

Oleh karena itu, dia mengaku siap membenahi PSSI Jawa Barat dengan
mencalonkan diri sebagai ketua asprov.

"Dengan segala kesungguhan, kemampuan, dan kesanggupan yang saya miliki, berniat membaktikan diri dan menyedekahkan waktu dan pikiran saya untuk kemajuan PSSI Jawa Barat," ujarnya.

Disinggung program kerja apa yang akan diusung, Ramram menyatakan pengelolaan yang profesional serta kolaborasi dengan pihak luar menjadi hal utama. "Rawat organisasi dengan profesionalisme."

Dia pun menilai penting sertifikasi semua unsur terkait mulai dari klub, pelatih, dan wasit. PSSI harus berkolaborasi dengan semua pihak luar dalam menciptakan iklim sepak bola yang baik.

Sebagai contoh, menurut tokoh yang mengusung jargon RAMRAM (RAMpingkan biaya kompetisi dan RAMaikan kompetisi)', PSSI perlu kerja sama dengan swasta/pemerintah dalam menggelar kompetisi di semua tingkatan.


Dia menilai, selama ini klub harus menanggung biaya yang mahal dalam
setiap kompetisi yang diikuti. "Kalau kolaborasi diperluas, biaya
kompetisi bisa semakin murah, bahkan bisa gratis," ujar Ramram yang juga praktisi komunikasi.


Selain itu, dia optimistis setiap kompetisi akan berjalan baik dan
berujung pada lahirnya pesepakbola handal. "Makanya perlu inovasi dan
terobosan baik dalam pengelolaan, menjalankan, maupun hal-hal
administratif di lingkungan Asprov PSSI Jawa Barat," ujar pria berusia
44 tahun itu. (N-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : NUSANTARA
Berita Lainnya