Selasa 08 Juni 2021, 23:55 WIB

29 Atlet dari 11 Negara Masuk dalam Tim Pengungsi

Mediaindonesia.com | Olahraga
29 Atlet dari 11 Negara Masuk dalam Tim Pengungsi

theguardian.com
Ilustrasi

Komite Olimpiade Internasional (IOC) menunjuk 29 atlet yang berasal dari 11 negara untuk masuk ke dalam tim pengungsi pada Olimpiade Tokyo, dengan jumlah yang tiga kali lebih besar dari skuad pertama di Olimpiade Rio 2016.

Para atlet yang melarikan diri dari sejumlah negara, termasuk Suriah, Iran dan Sudan Selatan, itu akan berpartisipasi dalam 12 cabang olaharaga, kata IOC, dikutip dari Kyodo, Selasa (8/6).

Mereka akan tiba di Tokyo setelah berkumpul di Qatar pada pertengahan Juli dan akan dipandu oleh Universitas Waseda untuk berlatih sebelum memasuki kampung atlet.

Dalam acara pengumuman yang digelar secara daring, Presiden IOC Thomas Bach mengatakan tim yang datang bersama dengan atlet-atlet lain di Tokyo itu akan mengirimkan pesan solidaritas, ketahanan dan harapan yang kuat kepada dunia.

Perenang Suriah Yusra Mardini, yang berenang sebagai bagian dari perjalanannya melarikan diri ke Eropa, akan menjadi salah satu dari enam atlet di Tokyo yang tergabung dalam Tim Pengungsi Olimpiade perdana di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Pada Olimpiade Musim Panas sebelumnya, 10 atlet yang berasal dari Ethiopia, Sudan Selatan, Suriah, dan Republik Demokratik Kongo, berpartisipasi dalam tiga cabang olahraga.

Sementara, 29 orang yang dipilih IOC saat ini berasal dari sekelompok atlet pengungsi yang menerima bantuan keuangan dari IOC berdasarkan sejumlah kriteria, seperti kinerja olahraga mereka dan keterwakilan gender serta wilayah yang seimbang, kata IOC.

Tegla Loroupe, mantan pemegang rekor dunia marathon wanita dari Kenya, akan memimpin tim untuk Olimpiade kedua yang ia ikuti. Tim tersebut akan menjadi delegasi kedua yang berbaris di Stadion Nasional selama upacara pembukaan pada 23 Juli.

Presiden panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo Seiko Hashimoto menyambut baik pengumuman komposisi tim tersebut. Ia mengatakan partisipasi mereka akan menarik perhatian dunia terhadap masalah pengungsi dan memajukan upaya lebih lanjut untuk mencapai perdamaian dunia.

IOC memutuskan pada 2018 untuk membentuk Tim Olimpiade Pengungsi dalam Olimpiade Tokyo.

Setidaknya ada 79,5 juta orang yang telah meninggalkan rumah mereka, termasuk sekitar 26 juta pengungsi, menurut Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi.

Olimpiade Tokyo diharapkan menampilkan sekitar 11.000 atlet dari seluruh dunia yang bersaing dalam 33 cabang olahraga yang terdiri dari 339 nomor pertandingan. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Dok. TPP Pordasi DKI Jakarta

Aryo Djojohadikusumo Calon Tunggal Ketum Pordasi DKI Jakarta 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 24 Juni 2021, 00:32 WIB
Dari dua nama yang muncul dan mendaftarkan diri, Aryo Djojohadikusumo dan Dicky Kamsari, akhirnya diputuskan Aryo-lah yang lolos sebagai...
Antaranews.com

Raja Sapta Yakin Jepang Mampu Gelar Olimpiade dengan Aman

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 23 Juni 2021, 20:00 WIB
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yakin Jepang mampu menggelar Olimpiade Tokyo dengan aman kendati masih ada ancaman pandemi...
ANTARA/ Nyoman Budhiana

Indonesia Tambah Tiket ke Olimpiade dari Panahan

👤Ridwan Bima 🕔Rabu 23 Juni 2021, 17:15 WIB
Lolosnya tim putra itu patut disyukuri. Sebab cabang panahan punya tradisi medali di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Diplomasi Jalur Rempah di Kancah Dunia

Perjalanan sejarah Indonesia terasa hambar tanpa aroma rempah. Warisan sosial, ekonomi, serta budaya dan ilmu pengetahuan itu kini dikemas dan disodorkan kepada dunia untuk diabadikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya