Senin 17 Mei 2021, 09:10 WIB

Quartararo Sebut GP Prancis sebagai Balapan Teraneh

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Quartararo Sebut GP Prancis sebagai Balapan Teraneh

AFP/JEAN-FRANCOIS MONIER
Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo merayakan keberhasilannya finis ketiga di GP Prancis.

 

FABIO Quartararo menyebut Grand Prix Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (16/5), merupakan salah satu balapan paling aneh yang pernah dia jalani kendati pembalap Yamaha itu mengamankan podium di kampung halamannya.

Quartararo menjalani balapan flag-to-flag pertamanya dari posisi pole namun melorot ke peringkat tiga menuju tikungan pertama.

Dia mengambil alih pimpinan lomba dari rekan satu timnya, Maverick Vinales, dan pebalap Ducati Jack Miller, sebelum drama cuaca ekstrem Le Mans terjadi.

Baca juga: Gagal di Le Mans Suzuki Bertekad Bangkit di Mugello

Balapan sepanjang 27 putaran itu dinyatakan balapan kering sebelum start, meski awan mendung tampak mendekat.

Dan benar saya, hujan mulai turun ketika balapan berjalan baru tiga putaran. Para pembalap harus kembali ke garasi untuk berganti motor dengan ban basah untuk melanjutkan lomba.

"Ini adalah balapan paling aneh dalam hidup saya. Saya belum pernah menjalani balapan flag-to-flag sebelumnya," kata Quartararo seperti dikutip laman resmi tim.

Quartararo kembali ke trek pada posisi ketiga setelah berganti motor. Dengan dua pembalap di depannya terjatuh, El Diablo sempat memimpin kembali.

Namun, tidak lama kemudian, Jack Miller melakukan serangan untuk mengambil alih pimpinan lomba sebelum menjalani penalti long lap karena salah memarkir motornya di garasi Vinales ketika berganti motor.

Dengan kondisi cuaca yang cepat berubah di Le Mans, sinar matahari kembali terik ketika awan mendung menghilang dalam delapan lap terakhir.

Miller telah memperlebar jaraknya hingga tujuh detik dari rival terdekat pada saat Johann Zarco menyalip Quartararo, pada enam lap terakhir, dan melaju mantap mendekati sang pembalap Australia.

Akan tetapi Miller sudah terlalu jauh di depan dan mengamankan kemenangan dengan margin 3,970 detik dari Zarco.

"Saya hampir masuk ke box (Enea) Bastianini sebelum saya tiba di box saya sendiri. Kemudian saya nyaris mengambil motor Maverick, sungguh
kacau," lanjut Quartararo.

"Tetapi mengamankan podium di situasi seperti ini luar biasa. Saya tidak pernah mengiranya pada situasi yang campur baur seperti itu," lanjutnya.

Finis P3 di Le Mans, Quartararo kini kembali memuncaki klasemen dengan raihan 80 poin, menggeser Francesco Bagnaia dengan margin satu poin ke peringkat dua.

Zarco bercokol dalam peringkat tiga dengan 68 poin pada saat Miller membayanginya dengan jarak empat poin saja.

"Saya tidak terlalu peduli dengan posisi pimpinan klasemen, karena masih ada 14 balapan, tetapi itu bagus karena itu berarti kami menjalani
tugas dengan baik," tegas Quartararo

Pertarungan akan dilanjutkan ke balapan seri keenam yang akan digelar di Sirkuit Mugello, Italia, 30 Mei mendatang. (Ant/OL-1)

Baca Juga

AFP/Matthew Stockman/Getty Images

Tanggapi Pendukung yang Mengejeknya, Medvedev Membela Diri

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 15 Agustus 2022, 09:45 WIB
"Tidak benar ketika ada orang yang melontarkan kata-kata tidak pantas kepada Anda dan Anda hanya...
AFP/Vaughn Ridley/Getty Images

Halep Juarai Turnamen Masters 1000 di Kanada untuk Ketiga Kalinya

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 15 Agustus 2022, 09:01 WIB
Halep meraih kemenangan atas Haddad Maia dalam tempo dua jam dan 15...
AFP/Minas Panagiotakis/Getty Images

Kalahkan Hurkacz, Carreno Busta Jadi Juara di Montreal Masters

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 15 Agustus 2022, 08:48 WIB
Petenis peringkat 23 dunia asal Spanyol itu menjadi petenis nonunggulan pertama yang menjadi juara di Kanada dalam tempo dua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya