Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
TURNAMEN esport, Free Fire Indonesia Masters (FFIM) 2021 Spring berakhir dengan menghasilkan dua tim terbaik yang akan mewakili Indonesia di Free Fire World Series (FFWS) 2021 di Singapura pada Mei mendatang.
Evos Esports sang juara bertahan berhasil kembali menjadi pemenang di Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring meskipun sempat kesulitan akibat tantangan dari banyak tim esport Free Fire baru di laga Free Fire Master League (FFML) Season 3.
"Alhamdulillah bisa menjuarai FFIM 2021 Spring, kita bahagia sekaligus bangga bisa membawa nama Indonesia kembali di FFWS ini. Kita juga kaget tapi kita pun sudah memprediksi akan memenangkan FFIM 2021 Spring berkat latihan yang keras, dan perjuangan from Bottom to Top," ujar Kapten Evos Esports, Saeful "EVOS.Sam12" Muharrom.
Evos Esports tidak sendiri, juara kedua Free Fire Indonesia Masters 2021 Spring yaitu First raiders juga akan mendampingi mereka membawa nama Indonesia di Free Fire World Series (FFWS) 2021.
Baca juga : Dewa Kipas Kalah Telak dari GM Irene di Babak Ketiga
Hal menarik dari turnamen yang baru saja selesai itu adalah banyak menampilkan kehebatan pemain dari tim baru, misalnya SRN Dvitooo dari tim Siren Esports yang jadi juara kedua Runner Up.
Pemain dengan nama in-game SRN Dvitooo berhasil memperoleh gelar Predator karena berhasil mengumpulkan 13 kill poin. Gelar ini diberikan kepada pemain yang berhasil mengumpulkan skor kill points tertinggi sepanjang turnamen.
"Turnamen seperti FFIM 2021 Spring bersifat terbuka dan inklusif sehingga memungkinkan siapapun dengan skill yang cukup untuk memiliki kesempatan menjadi atlet esports Free Fire," ungkap Produser Game Garena Free Fire Indonesia, Christian Wihananto.
"Bahkan FFIM 2021 Spring memberikan kesempatan bagi siapapun untuk dapat bertanding melawan tim-tim Pro-Player terbaik hasil turnamen Free Fire Master League (FFML) Season III Divisi 1," ujarnya. (Medcom.id/OL-7)
Pengembangan sepak bola putri di Tanah Air memasuki babak baru dengan perluasan jangkauan ke Pulau Kalimantan.
Dua juara PIIJGC tahun lalu, Kenneth Henson Sutianto (Indonesia) dan Sieun Lee (Korea Selatan) akan kembali mengikuti turnamen ini.
Kehadiran pemanas ini menjadi simbol perluasan peran Ariston yang menghadirkan pengalaman hot water comfort setelah berolahraga.
Partai Mixed Double menjadi penentu sekaligus memastikan kemenangan ACDP.
Asian Intercity Bowling Championship mempertandingkan laga antara tim-tim yang mewakili kota-kota Asia.
HAC 2025 mempertandingkan 12 kategori, mencakup berbagai tingkatan usia dan jenis busur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved