Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Serbia Novak Djokovic meminta maaf atas insiden diskualifikasi dirinya yang terjadi di Amerika Serikat (AS) Terbuka, Senin (7/9) WIB. Ia mengaku sangat menyesal atas insiden tersebut.
Dalam sebuah postingan Instagram resminya, pemain nomor satu dunia itu menyatakan sangat sedih dan hampa akibat kontroversi tersebut.
Pemain berusia 33 tahun itu didiskualifikasi dari turnamen setelah secara tidak sengaja menembakkan bola ke hakim garis yang berada di belakangnya saat pertandingan putaran keempat melawan petenis Spanyol Pablo Correno Busta.
Baca juga: Boris Becker Sebut Diskualifikasi Karier Terburuk Djokovic
"Seluruh situasi ini membuat saya benar-benar sedih dan hampa," kata Djokovic dalam sebuah pernyataan di Instagram resminya.
"Saya mengecek hakim garis dan pihak turnamen mengatakan kepada saya bahwa dia baik-baik saja," tulis Djokovic.
"Aku sangat menyesal telah meluapkan stres seperti itu, sangat tidak disengaja, sangat salah," imbuhnya.
Djokovic yang meninggalkan Flushing Meadows tanpa berbicara kepada wartawan, mengatakan ia akan belajar dari kejadian tersebut.
"Mengenai diskualifikasi, saya harus kembali dan mengatasi kekecewaan saya serta mengubah ini semua menjadi pelajaran untuk bangkit dan menjadi lebih baik sebagai pemain dan manusia," tuturnya.
"Saya meminta maaf kepada turnamen @usopen dan semua orang yang terkait atas perilaku saya. Saya sangat berterima kasih kepada tim dan keluarga saya karena telah menjadi pendukung saya, dan juga untuk penggemar saya karena selalu ada bersama saya. Terima kasih dan saya sangat menyesal" ucapnya.
Diskualifikasi bintang Serbia itu bermula saat dirinya kalah 5-6 pada set pertama dari petenis Spanyol Pablo Carreno Busta.
Pada pertandingan itu, Djokovic terlihat kesulitan menghadapi Busta sejak awal duel. Bahkan Busta mampu mematahkan servis Djokovic dan membuatnya unggul 5-6. Kejadian itu membuat Djokovic kesal karena dia sudah tiga kali melewatkan set point di set pertama ini dan akhirnya malah tertinggal.
Kekesalan itu dia luapkan dengan memukul bola yang melintas di depannya dan ternyata mengenai hakim garis perempuan yang berada di belakangnya.
Bola tersebut mengenai leher sang ofisial dan membuatnya tumbang sambil kesakitan.
Atas insiden itu, Busta dinyatakan melaju ke perempat final AS Terbuka. (AFP/OL-1)
Aldila Sutjiadi akan kembali berpasangan dengan petenis tuan rumah Giuliana Olmos setelah mereka berduet di Cincinnati Masters, bulan lalu.
Dalam laga final AS Terbuka di Stadion Arthur Ashe, itu, Carlos Alcaraz menang atas Jannik Sinner lewat pertarungan empat set 6-2, 3-6, 6-1, dan 6-4.
Alcaraz kini telah mengoleksi enam gelar grand slam.
Carlos Alcaraz, menilai kehadiran Presiden Donald Trump di final tunggal putra AS Terbuka akan menjadi hal positif bagi dunia tenis.
Carlos Alcaraz tampil gemilang dengan mengalahkan Novak Djokovic untuk menuju final AS Terbuka.
Petenis peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka, mencapai 12 semifinal dari 13 Grand Slam terakhir. Meski konsisten, hanya tiga yang berujung gelar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved