Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTHONY Sinisuka Ginting meraih juara PBSI Home Tournament untuk sektor tunggal putra. Dia berhasil mengalahkan Shesar Hiren Rhustavito dengan dua game langsung, yakni 21-19 dan 21-15.
Pemain tunggal putra unggulan dunia ini tampil prima di sepanjang pertandingan. Anthony bahkan tidak pernah kalah satu game pun. Dia mengaku sangat menikmati setiap permainan. Fokus bermain menjadi kunci kesuksesan Anthony.
"Puji Tuhan, saya bisa menyelesaikan turnamen ini dengan baik. Kuncinya, coba menikmati permainan. Meski ini home tournament, saya anggap seperti turnamen resmi. Apalagi sudah hampir empat bulan tidak ada turnamen," tutur pemain asal Bandung, Jumat (10/7).
Baca juga: Anthony Melesat ke Final, Jonatan Mundur
Anthony sempat tertinggal di awal game pertama. Namun, pelan-pelan dia mulai menyusul dan balik mengungguli Shesar. Anthony pun bisa meredam berbagai serangan Shesar yang cukup tajam.
"Waktu ketinggalan itu saya terburu-buru mau dapat poin. Mau menyerang, tapi pertahanan Shesar sudah siap," ungkap Anthony.
Meski tampil cemerlang, Anthony tetap mengevaluasi performanya di turmanen internal. Serta, mempersiapkan diri lebih baik jelang turnamen resmi.
Baca juga: Empat Bulan Tidak Bertanding, Jonatan Christie: Butuh Penyesuaian
"Saya harus kurangi kesalahan sendiri. Mental dan fokus yang paling utama. Dari pertandingan pertama sampai final, masih banyak bola yang tidak seharusnya mati, malah mati," jelasnya.
Adapun Shesar menilai Anthony lebih taktis dan efisien dalam melakukan serangan. Hal ini membuatnya kesulitan.
"Di game pertama, saya sudah memimpin dan kehilangan fokus. Saya kurang disiplin dan gampang memberi bola serangan buat Anthony. Di game kedua saya mau mempercepat permainan, tapi kurang taktis," kata Shesar.(OL-11)
Para peserta VEX Robotics Global 2026 ditantang untuk menerapkan kemampuan berpikir kritis, analisis data, hingga kolaborasi global dalam menyelesaikan misi robotika yang kompleks.
Ajang kompetisi olahraga dan seni antar SMA bertajuk SkyBattle 2026 yang digelar oleh SMA Labschool Kebayoran, Jakarta, resmi berakhir.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Satu hal yang membedakan kompetisi spelling bee tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya adalah pengakuan akademik yang lebih formal.
Siswa yang berhasil melaju ke babak semifinal dan final akan memperoleh sertifikat yang diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved