Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Apriyani Mengaku Sedih karena tidak Bisa Mudik

Antara
23/4/2020 10:30
Apriyani Mengaku Sedih karena tidak Bisa Mudik
Apriyani Rahayu (kiri) bersama pasangannya di nomor ganda putri Greysia Polii.(MI/RAMDANI)

PEBULU tangkis ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu menuruti kata orangtuanya untuk tidak mudik ke kampung halaman di Kendari, Sulawesi Tenggara. Anjuran itu diberikan karena pandemi covid-19 belum reda.

Dalam acara Ngobrol Online Menpora Bareng Kartini Olahraga lewat Live Instagram, Apriyani yang sudah lama tidak pulang ke rumah itu mengaku sangat merindukan keluarganya. Tapi, dia juga tidak ingin melawan perkataan orangtua.

"Sebenarnya kangen, ingin ketemu apalagi sebentar lagi Ramadan. Ingin sekali kumpul tapi enggak bisa. Orangtua juga mengerti. Ayah saya juga menyuruh untuk jangan pulang. Pada akhirnya saya turuti saja," ujar Apriyani, Selasa (21/4).

Baca juga: Susy Susanti Tuntut Pebulu Tangkis Putri Tingkatkan Prestasi

Sejatinya, Pelatnas bulu tangkis Cipayung tengah diliburkan hingga 2 Juni mendatang demi mencegah penyebaran covid-19. Federasi Bulu Tangkis Internasional (BWF) juga sudah menangguhkan seluruh kompetisi, setidaknya hingga Juni.

Di tengah kekosongan itu, seluruh atlet Pelatnas PBSI diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing. Namun lantaran pandemi tidak kunjung reda, Apriyani dan beberapa atlet lainnya memilih untuk tetap tinggal dan berlatih di Pelatnas.

Seperti yang dilakukan orang-orang pada umumnya, Apriyani hanya bisa menyiasati rasa kangen pada orangtua melalui telepon. Kesedihan pun tidak kuasa dia bendung.

"Ya paling berkomunikasi lewat telepon, tanya kabar. Sebenarnya saya tidak mau merasakan apa yang saya rasakan karena kalau saya merasakannya, saya jadi sedih," ujar peraih medali perunggu Asian Games 2018 itu. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya