Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITE Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Provinsi Bangka Belitung (Babel) membenarkan beberapa atlet terpaksa harus menunda berlatih ke luar negeri. Hal ini untuk mengantisipasi wabah virus korona.
Ketua KONI Babel. Elfandi mengatakan wabah virus korona ini pihaknya terpaksa memutuskan untuk menunda keberangkatan beberapa atlet PON untuk TC atau berlatih di luar negeri. "Kita tunggu perkembangannya seperti apa, untuk saat ini sudah kita putuskan menunda beberapa atlet kita yang akan bertanding di PON berlatih ke luar negeri, keputusan ini demi atlet itu sendiri," kata Elfandi. Kamis (5/3).
Memang diakuinya, KONI Babel menjanjikan beberapa atlet dari beberapa cabang olah raga menggelar latihan di luar negeri ke sejumlah negara. Ia menyebutkan ada beberapa cabang olah raga yang awalnya akan berlatih ke luar negeri adalah panjat tebing akan berlatih di Jepang, atlet cabang atletik berlatih di Tiongkok, tim basket akan beruji coba di Filipina, dan cabang olahraga biliar akan dikirim berlatih di Vietnam atau Filipina. "Bagi atlet peraih emas, memang kita rencanakan berlatih ke luar negeri, itu kita upaya kan, tetapi untuk saat ini kita tunda dulu," ungkap dia.
Antisipasi wabah virus korona, menurutnya bukan hanya untuk atlet yang akan berlatih diluar negeri saja, tetapi kewaspadaan juga bagi atlet
yang akan berlatih di luar daerah.
Diutarakannya, para atlet PON 2020 di Papua, saat ini sedang mengikuti pemusatan pelatihan daerah (Pelatda). "Diutarakanya ada tujuh cabang olahraga, yang melakukan ujicoba di luar daerah. Beberapa cabang olahraga diantaranya seperti atletik dengan tujuh atlet yang berada di Pangalengan dan Jakarta. "Enam atlet dari panjat tebing yang menggelar latihan di Solo, cabang olahraga biliar dua atletnya berada di Jakarta. Satu atlet binaraga di Surabaya, renang di Cirebon," tuturnya. (OL-12)
Emilia Nova akhirnya kembali tampil di SEA Games setelah hampir tiga tahun menepi karena cedera lutut yang memaksanya menjalani dua kali operasi.
Seluruh hasil lelang jersei Robi Syianturi yang digunakan di SEA Games 2025 disumbangkan untuk membantu korban bencana alam di Sumatra.
Emilia Nova tidak hanya berhasil merebut medali emas di nomor heptathlon (tujuh lomba), tetapi juga memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama delapan tahun.
Kemenpora menyebut target atletik di SEA Games tahun ini empat emas.
Hendro Yap sukses merebut medali emas dari nomor jalan cepat putra 20 km yang digelar di Run Happy and Healthy Bike Lane, Bangkok, Minggu (14/12).
Robi Syianturi mencatatkan waktu impresif 2 jam 27 menit 33 detik, meninggalkan jauh para pesaingnya di nomor maraton SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved