Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LIFTER putri Indonesia Windy Cantika berhasil meraih medali emas di kelas 49 kilogram pada Kejuaraan Asian Junior & Youth Weightlifting 2020 di Tashkent, Uzbekistan, Jumat (14/2) sore.
Hasil itu membuat peluang Windy tampil di Olimpiade Tokyo 2020 terbuka lebar
Lifter asal Jawa Barat itu, meraih total angkatan tertinggi seberat 185 kilogram, dari total angkatan Snatch seberat 85 kilogram dan angkatan Clean & Jerk seberat 100 kilogram.
Medali perak untuk kelas ini direbut lifter Taiwan, Lin Cheng-Jin yang mencatat total angkatan 164 kilogran. Sedangkan medali perunggu diraih lifter asal Jepang, Higa Sei dengan total angkatan 159 kilogram.
Baca juga : Windy Diharapkan Dampingi Eko Yuli
Menurut Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja, hasil positif ini semakin mendekatkan Cantika untuk meraih tiket Olimpiade 2020.
"Tentu hasil ini semakin membuka peluang Windy tampil di Olimpiade 2020. Semoga Windy bisa konsisten untuk mengikut ajang jelang Olimpiade nanti sebelum pengumuman April nanti," kata Dirja, Jumat (14/2).
Saat ini, lifter berusia 17 tahun itu berada di peringkat ketujuh dunia. Regulasi Federasi Angkat Besi Dunia (IWF) mensyaratkan lifter harus berada di peringkat 8 besar untuk lolos ke Olimpiade.
Windy masih harus mengikuti beberapa kejuaraan demi mendongkrak poin tampil di Tokyo. Adapun kesempatan lain untuk Windy mendongkrak poin adalah beberapa kejuaraan regional di Amerika Serikat yang berlangsung Maret-April. (OL-7)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Emas yang diraih oleh Rizki menjadi kontribusi penting bagi kontingen Indonesia.
SATU keping medali perak menutup perjuangan tim angkat besi Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand.
Emas ini menjadi yang keempat bagi Rahmat sepanjang keikutsertaannya di SEA Games sekaligus emas pertamanya di kelas 88 kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved