Rabu 05 Februari 2020, 10:45 WIB

Knicks Pecat Presiden Klub

Basuki Eka Purnama | Olahraga
Knicks Pecat Presiden Klub

AFP/Abbie Parr/Getty Images
Presiden New York Knicks Steve Mills

 

NEW York Knicks, Selasa (4/2), mengatakan telah memecat presiden klub Steve Mills, dua hari menjelang tenggat pertukaran pemain di NBA.

Mills yang telah menjabat sejak Juli 2017 menorehkan hasil buruk bresama Knicks rengan rekor menang-kalah 61-200 termasuk 15-36 pada musim ini.

"Saya kecewa karena gagal meraih sukses bersama New York," uhar Mills dalam sebuah pernyataan resmi.

Baca juga: Kawhi Leonard Bantu Clippers Menang Dramatis Atas Spurs

Knicks yang telah ditukangi tiga pelatih berbeda di bawah kepemimpinan Mills sudah tidak melaju ke babak playoff sejak 2013 dan hanya meraih satu kemenangan di seri playoff sejak 2000.

"Steve dan saya mencapai kesepakatan bahwa yang terbaik baginya adalah meninggalkan posisinya sebagai presiden New York Knicks," ujar pemilik Knicks Jim Dolan. "Kami berterima kasih pada Steve atas pengabdiannya.

Saat ini, Knicks menduduki peringkat 13 klasemen Wilayah Timur, tertinggal 7,2 laga dari Orlando Magic untuk posisi playoff terakhir. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Antara

Percaya Diri dan Tenang Kunci Fajar/Rian Tekuk di Final Piala Thomas

👤Ant 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:33 WIB
Fajar/Rian memetik kemenangan straight game 21-12, 21-19 atas He/Zhou dalam waktu 43...
BWF

Agung Firman: Kemenangan Piala Thomas juga Hasil Perombakan di Tubuh PBSI

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:30 WIB
"Kami membuat perubahan dengan melibatkan ahli gizi, sedikit perubahan di strategi untuk level...
BADMINTONINDONESIA.ORG

Jonatan Christie Sumbang Angka Kemenangan Ketiga untuk Indonesia

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:22 WIB
Jonatan Christie menyumbang angka kemenangan ketiga untuk Indonesia dan sekaligus membawa Skuad Garuda menjuarai Piala Thomas dengan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mengenal Skandal Menghebohkan Pandora Papers

Rahasia kekayaan para elite kaya yang berasal dari 200 negara dan wilayah di dunia terungkap melalui dokumen Pandora Papers

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya