Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
TUNGGAL putra andalan Indonesia, Jonatan Christie gagal meraih kemenangan pada pertandingan keduanya di fase grup BWF Tour Finals 2019. Alhasil, pria yang akrab disapa Jojo itu wajib meraih kemenangan pada pertandingan terakhir untuk terus menjaga asa lolos ke semifinal.
Jojo gagal melanjutkan performa impresif seperti saat menaklukkan Anders Antonsen di laga perdana Grup A. Menghadapi wakil Taiwan Wang Tzu Wei pada laga kedua, Kamis (12/12), Jojo yang di atas kertas lebih diunggulkan, gagal menampilkan performa terbaiknya.
Di gim pertama, pemain yang turut membantu kontingen bulu tangkis Indonesia merebut medali emas nomor beregu putra SEA Games 2019 itu terus berada di bawah tekanan Wang.
Jojo tidak pernah sekali pun bisa menyalip perolehan poin Wang hingga akhirnya harus merelakan gim pertama.
Baca juga: Kalah Lagi, Greysia/Apriani Tersingkir dari BWF Finals
Jojo mulai memberikan perlawanan ketat di gim kedua kendati ia juga terus tertinggal dalam perolehan poin. Tercatat, sepanjang gim kedua Jojo hanya sekali memimpin perolehan angka (14-13) sebelum akhirnya dipaksa menelan kekalahan straight game 12-21 dan 17-21.
Dengan kekalahan ini, Jojo wajib bekerja keras di pertandingan terakhir melawan Kento Momota apabila ingin membuka peluang lolos ke babak semifinal.
Kento Momota sendiri hampir dipastikan lolos ke babak semifinal lantaran sukses memenangi dua pertandingan pertamanya.
Setelah mengalahkan Wang Tzu Wei di laga pertama, pemain andalan Jepang ini sukses menundukkan Anders Antonsen di laga kedua.
Dengan hasil itu, Momota untuk sementara memimpin klasemen Grup A dengan raihan dua kemenangan. Sementara Jojo, Antonsen, dan Wang sama-sama mencatatkan sekali menang dan sekali kalah. (OL-2)
Jonatan Christie mengatakan evaluasi utama dari turnamen sebelumnya lebih banyak berkaitan dengan aspek nonteknis yang baru ia temui selama kariernya usai hengkang dari pelatnas.
Sabar/Reza dipastikan tampil di World Tour Finals usai mencapai semifinal Australia Terbuka.
Dejan/Gloria kalah dari wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
Kepastian itu didapatkan Fajar/Rian setelah wakil tuan rumah, He Ji Ting/Ren Xiang Yu memutuskan untuk mundur dari World Tour Finals, Kamis (12/12).
Gregoria Mariska Tunjung mengakui ia tidak bisa mengembangkan variasi serangan di sepanjang pertandingan, sehingga menjadi keuntungan bagi lawan.
Jonatan Christie harus menelan kekalahan dari pemain unggulan tuan rumah Shi Yu Qi melalui rubber game 16-21, 21-17, dan 8-21 di laga World Tour Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved